Pengaruh Katalis Asam (H2SO4) dan Suhu Reaksi pada Reaksi Esterifikasi Minyak Biji Karet (Hevea brasiliensis) menjadi Biodiesel

Abstrak: Proses  pembuatan  biodiesel  dari  minyak  nabati  umumnya  dilakukan  melalui  reaksi transesterifikasi menggunakan katalis basa. Proses ini membutuhkan bahan baku minyak dengan kemurnian tinggi. Minyak berkandungan asam lemak bebas tinggi tidak sesuai digunakan dengan metode tersebut karena asam lemak akan bereaksi dengan katalis basa menghasilkan sabun yang akan mempersulit proses pemisahan ester (biodiesel) dengan gliserol. Biji karet, hingga saat ini, belum banyak dimanfaatkan keberadaannya. Biji karet memiliki kandungan minyak 40-50%-berat yang  berpotensi  sebagai  bahan  baku  dalam  pembuatan  biodiesel.  Pemanfaatan  bahan  baku minyak  nonedibel  berharga  murah  akan  meminimalkan  biaya  produksi  biodiesel  sehingga diharapkan  dapat  dihasilkan  biodiesel  dengan  yang  harga  bersaing  terhadap  petrodiesel. Biodiesel  berbahan  baku  minyak  biji  karet  dengan  kandungan  asam  lemak  tinggi  perlu direaksikan  terlebih  dahulu  guna  menurunkan  kadar  asam  lemak  hingga  ≤  2%  melalui  reaksi esterifikasi. Selanjutnya, minyak tersebut dilanjutkan  dengan reaksi transesterifikasi.  Penelitian ini meneliti pengaruh katalis asam (H2SO4) dan suhu reaksi pada reaksi esterifikasi minyak biji karet (Hevea Brasiliensis) menjadi Biodiesel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi suhu  reaksi  esterifikasi  prosentase  penurunan  asam  lemak  semakin  besar.  Berat  katalis  H2SO4 sebesar 0,5%-berat memberikan prosentasi penurunan paling cepat (berturut-turut mencapai 1,57 dan  1,33%FFA  dalam  120  menit  reaksi  pada  55oC  dan  60oC).  Sedangkan  untuk  berat  katalis H2SO4 0,25%, 1% dan 2% prosentase penurunan asam lemak cenderung berjalan lambat (pada waktu reaksi yang sama dan suhu reaksi 55oC berturut-turut mencapai 3,91; 3,16; dan 2,62%FFA (Free Fatty Acid) untuk 0,25%, 1% dan 2%-berat katalis). Kondisi operasi yang memberikan yield crude FAME (Fatty Acid Methyl Ester) terbesar adalah suhu reaksi esterifikasi 60oC dan 0,5%-berat katalis H2SO4.  
Kata  kunci:  biodiesel,  esterifikasi  berkatalis  asam,  Hevea  brasiliensis,  minyak  biji  karet, transesterifikasi berkatalis basa
Penulis: Fitri Yuliani, Mira Primasari, Orchidea Rachmaniah dan M. Rachimoellah
Kode Jurnal: jpkimiadd080171

Artikel Terkait :