PENDUGAAN METODE MAXIMUM LIKELIHOOD DALAM STRUCTURAL EQUATION MODELING (Studi Kasus: Perbedaan Virginity Value Ditinjau dari Big Five Personality)

Abstract: Penelitian bidang psikologi kepribadian sering dihadapkan pada pengukuran variabel yang bersifat kualitatif sehingga tidak dapat diukur. Misalnya Virginity value merupakan suatu keyakinan tentang keperawanan yang berfungsi sebagai pedoman untuk membantu individu membuat keputusan apakah akan tetap perawan atau perjaka sebelum pernikahan. Virginitas lebih menekankan pada purity, yaitu sejauh mana seseorang menjaga kemurnian dirinya dan memandang aktivitas seksual sebagai aktivitas sakral yang hanya boleh dilakukan dalam ikatan pernikahan. Nilai (value) yang dimiliki seseorang tentang keperawanan (virginity) diduga dipengaruhi oleh tipe kepribadian, big five personality merupakan identifikasi karakter yang paling umum. SEM merupakan sekumpulan teknik–teknik statistika yang memungkinkan pengujian sebuah rangkaian hubungan secara simultan. Dari setiap variabel dependent dan independent yang diukur dalam sebuah proses konstruk yang dibangun dari beberapa variabel indikator. Dalam SEM cukup banyak metode pendugaan). Maximum Likelihood merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter salah satu karakte dalam Big five personalities, yakni agreeableness mempengaruhi secara nyata terhadap terbentuknya persepsi atau penilaian terhadap virginity value. pendugaan  yang dilakukan Maximum likelihood pada SEM menghasilkan model dalam kategori good fit dengan RMSEA sebesar 0.70.
Kata Kunci: CFA, SEM, Regresi, MLE
Penulis: sakib
Kode Jurnal: jpmatematikadd141184

Artikel Terkait :