Penambahan Bakteri Pseudomonas aeruginosa pada Media Tanam untuk Pertumbuhan Tanaman Aglaonema
Abstract: Lumpur Lapindo sulit
untuk digunakan sebagai media tanam ditinjau dari karakter fisik, kimia dan
biologi sehingga diperlukan adanya perbaikan struktur maupun tekstur lumpur
Lapindo yang belum banyak dimanfaatkan masyarakat, salah satunya adalah yang
digunakan sebagai media tanam dengan campuran tanah regosol. Lumpur Lapindo
memiliki kandungan unsur hara dan mikroorganisme tanah yang rendah sehingga
diperlukan penambahan bahan organik tanah (pupuk blotong) serta mikroorganisme
tanah (Pseudomonas aeruginosa). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
pengaruh pemberian P. aeruginosa dengan berbagai konsentrasi yang ditambahkan
pupuk blotong terhadap pertumbuhan tanaman Aglaonema dan kadar fosfat (P) pada
media tanam lumpur Lapindo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok
(RAK) dengan satu faktor perlakuan,
yaitu konsentrasi P. aeruginosa (0, 106, 108, 1010 cfu/ml) dengan 6 kali
ulangan. Parameter pertumbuhan yang diukur meliputi tinggi, berat basah,
dan kadar fosfat pada media tanaman
Aglaonema. Data pertumbuhan tanaman dianalisis menggunakan ANAVA dilanjutkan
dengan Uji Duncan, sedangkan data kadar P dianalisis secara deskriptif. Hasil
penelitian menunjukkan pemberian P. aeruginosa dengan berbagai konsentrasi yang
ditambahkan pupuk blotong mempengaruhi pertumbuhan tanaman Aglaonema. Hasil pertumbuhan dan kadar P terbaik pada
tanaman Aglaonema dihasilkan pada konsentrasi 1010 cfu/ml. Hal ini dibuktikan
dengan tinggi tanaman sebesar 29,23 cm; berat basah sebesar 83,94 g dan kadar P
pada media tanam sebesar 12,431 mgkg-1.
Kata Kunci: Lumpur Lapindo;
Pseudomonas aeruginosa; pupuk blotong; pertumbuhan dan kadar P pada media tanam
Penulis: MOCHAMMAD ADITRY,
YUNI SRI RAHAYU, YULIANI
Kode Jurnal: jpbiologidd141037