METODE IMPUTASI UNTUK MENGATASI DATA HILANG PADA ANALISIS KOMPONEN UTAMA NONLINIER DATA ORDINAL

Abstract: Analisi Komponen Utama merupakan suatu usaha dalam analisis peubah ganda untuk mentransformasi p peubah pengamatan menjadi k peubah baru yang saling bebas. Terdapat beberapa jenis data yang digunakan dalam penelitian bidang sosial, yaitu nominal, ordinal, interval, rasio, atau campuran. Jika jenis data yang digunakan adalah nominal atau ordinal, maka analisis yang digunakan adalah Analisis Komponen Utama Nonlinier. Salah satu permasalahan yang sering dihadapi dalam survei dengan cara memberikan kuesioner adalah terdapat data hilang (missing data) atau data tidak lengkap. Apabila persentase data hilang cukup besar dan pola data hilang adalah acak atau MCAR (Missing Completely at Random), pendugaan terhadap nilai data hilang (metode imputasi) menjadi alternatif pilihan yang layak untuk dilakukan agar data tersebut menjadi data lengkap dan dapat diproses lebih lanjut. Dalam penelitian ini, dibandingkan tiga jenis metode imputasi untuk mengatasi data hilang pada data ordinal. Metode tersebut adalah Median Imputation (MEI), Mode Imputation (MOI), Forward Imputation (FOI). Untuk mengetahui metode terbaik, maka ketiganya dibandingkan menggunakan nilai kosinus (korelasi) dan RMSE (Root Mean Square Error). Metode FOI lebih baik dari MEI dan MOI dalam mengatasi data hilang pada data ordinal karena menghasilkan nilai kosinus paling mendekati 1, dan menghasilkan nilai RMSE paling kecil. Berdasarkan hasil penelitian ini, belum dapat ditunjukkan bahwa semakin besar persentase data hilang maka nilai bobot peubah dan skor komponen objek yang dihasilkan dari metode imputasi akan semakin berbeda dari nilai bobot peubah dan skor komponen objek pada data lengkap.
Kata Kunci: Analisis Komponen Utama Nonlinier, Forward Imputation, Mode Imputation, Median Imputation
Penulis: Nur Istiqomah, Solimun, Rahma Fitriani
Kode Jurnal: jpmatematikadd130800

Artikel Terkait :