Keefektifan Metode Isolasi DNA Kit dan CTAB/NaCl yang Dimodifikasi pada Staphylococcus aureus dan Shigella dysentriae
Abstract: Tujuan penelitian
ini ialah mendeskripsikan keefektifan metode isolasi DNA bakteri Staphylococcus
aureus dan bakteri Shigella dysentriae menggunakan metode QIAamp DNA Mini Kit
yang dimodifikasi dan CTAB/NaCl yang dimodifikasi dengan parameter hasil berupa
konsentrasi dan tingkat kemurnian sampel DNA. Modifikasi dilakukan dengan
mengganti Proteinase K dengan amonium asetat. Data dianalisis secara deskriptif
kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode CTAB/NaCl yang
dimodifikasi lebih efektif daripada metode QIAamp DNA Mini Kit yang
dimodifikasi. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif berupa konsentrasi
dan tingkat kemurnian sampel DNA dan data semi kualitatif berupa visualisasi
pita DNA. Konsentrasi dan tingkat kemurnian yang tinggi diperoleh pada sampel
DNA hasil metode CTAB/NaCl yang dimodifikasi sebesar 2140,7 ng/µl pada S.
aureusdengan tingkat kemurnian (A260/280) sebesar 2,10 dan (A260/230) sebesar
2,28 dan konsentrasi sebesar 988,6 ng/µl pada S. dysentriae dengan tingkat
kemurnian (A260/280) sebesar 1,81 dan (A260/230) sebesar 2,10. Konsentrasi dan
tingkat kemurnian yang diperoleh pada sampel DNA kedua bakteri uji hasil metode
QIAamp DNA Mini Kit yang dimodifikasi rendah yaitu sebesar 1,0 ng/µl pada S.
aureus dengan tingkat kemurnian (A260/280) sebesar 1,49 dan (A260/230) sebesar
2,01 dan konsentrasi sebesar 3,8 ng/µl pada S. dysentriae dengan tingkat
kemurnian (A260/280) sebesar 2,73 dan (A260/230) sebesar 0,27. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa metode CTAB/NaCl yang dimodifikasi lebih efektif daripada
metode QIAamp DNA Mini Kit yang dimodifikasi.
Kata Kunci: metode CTAB/NaCl; metode QIAamp DNA Mini Kit; modifikasi;
Staphylococcus aureus; Shigella dysentriae
Penulis: RIYA TYAS FITRIYA, MUSLIMIN
IBRAHIM, LISA LISDIANA
Kode Jurnal: jpbiologidd150469