KARAKTERISASI PROTEASE Bacillus subtilis A1 InaCC B398 YANG DIISOLASI DARI TERASI SAMARINDA

ABSTRAK: Protease adalah  enzim yang  dapat  memecah ikatan  peptida  menghasilkan  asam amino  dan  peptida  sederhana.  Enzim  ini  dapat  diisolasi dari  berbagai  sumber  seperti  tanaman,  hewan  dan  mikroba.  Protease  alkalin  yang  berasal  dari  mikroba  memiliki  potensi  industri  yang cukup  besar  karena  keanekaragaman  biokimianya  dan  kegunaannya  yang  luas  di  dalam  industri  seperti  penyamakan  kulit,  makanan, formulasi  obat  dan  deterjen.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  menentukan  karakteristik  enzim  protease  yang  dihasilkan  oleh  strain  A1, meliputi waktu inkubasi, konsentrasi substrat azokasein, suhu dan pH optimum serta stabilitas. Pengaruh beberapa ion-ion logam sebagai aktivator  atau  inhibitor  terhadap  aktivitas  enzim  protease  yang  diukur  dengan  spektrofotometer  pada  λ 280 nm.  Strain  A1 diidentifikasi secara molekuler  melalui  sekuensing 16S rDNA  dan analisis  filogenetik  berdasarkan  metode Neighbor Joining.  Aktivitas  protease strain A1 secara  kualitatif  diperlihatkan  dengan  adanya  zona  bening  di  sekitar  koloni  di  dalam  media  yang  mengandung  1%  susu  skim. Hasil yang didapat dengan aktivitas tertinggi  pada  waktu inkubasi tiga hari,  suhu 50 ºC dan pH 8,5 berturut-turut adalah  sebesar 87,35  U/mL, 83,44 U/mL dan 93,11 U/mL.  Pengaruh ion logam dalam  bentuk kation  divalen  dan  monovalen  masing-masing  pada konsentrasi 1 mM pada enzim protease strain A1 diaktifkan oleh kation divalen CaCl2, MnCl2 sedangkan kation  divalen CuCl2, HgCl2 dan kation monovalen KCl, NaCl adalah sebagai penghambat aktivitas enzim. Hasil identifikasi molekuler melalui sekuensing 16S rDNA dan analisis filogenetik berdasarkan  metode  Neighbor  Joining  strain  A1 adalah  Bacillus  subtilis.  Strain  telah  didaftarkan  di  kultur  koleksi  InaCC  dengan  nomor koleksi B 398.
Kata kunci: protease, Bacillus subtilis, analisis filogenetik
Penulis: Yati Sudaryati Soeka dan Sulistiani
Kode Jurnal: jpbiologidd140986

Artikel Terkait :