KAJIAN TEORITIS SIFAT INHIBITOR KOROSI 2-ISOPROPIL-5-METILFENOL

ABSTRAK: Telah dilakukan pemodelan molekul terhadap sifat antikorosi senyawa 2-isopropil-5-metilfenol  dan  turunannya  berdasarkan  teori  fungsional  kerapatan  pada  tingkatan  teori B3LYP/6-31G(d).  Pengaruh penambahan  gugus  pendonor  dan  penarik  elektron  seperti NH2, SH,  CHCH2,  CH3,  OH,  CHO,  COOH,  F  dan  NO2 juga  telah  dipelajari.    Parameter kuantum  untuk  senyawa  anti  korosi  seperti  energi  orbital  (EHOMO),  potensial  ionisasi  (I), afinitas  elektron  (A)  dan  elektronegativitas  (χ)  memiliki  hubungan  yang  linier  dengan efisiensi  anti  korosi  (IE %)  senyawa  turunan  2-isopropil-5-metilfenol.  Gugus  pendonor elektron  meningkatkan  nilai  IE %  sedangkan gugus  penarik  elektron  menurunkan  nilai IE %. Urutan kenaikan IE % adalah NO2 < CHO < COOH < SH < F < CH3 < CHCH2 < OH<  NH2.  Penambahan  gugus  pendonor  elektron  amina  (NH2)  meningkatkan  IE %  hingga96,38 %  dibandingkan  IE %  2-isopropil-5-metilfenol  murni  82,70 %  sedangkanpenambahan  gugus  penarik  elektron  nitro  (NO2)  menurunkan  IE %  hingga  mencapai 68,66 %. Kajian teoritis dapat membantu mempercepat kajian eksperimental terhadap sifat anti korosi mencapai hasil yang maksimum.
Kata kunci: DFT, inhibitor korosi, isopropil, metilfenol
Penulis: Saprizal Hadisaputraa, Saprini Hamdianib, Eka Junaidia
Kode Jurnal: jpkimiadd150273

Artikel Terkait :