IDENTIFIKASI DAN UJI AKTIVITAS SENYAWA FLAVONOID DARI EKSTRAK DAUN TREMBESI (Albizia saman (Jacq.) Merr) SEBAGAI ANTIBAKTERI Escherichia coli

ABSTRAK: Identifikasi senyawa flavonoid dari daun trembesi (Albizia saman (Jacq.) Merr) serta uji aktivitas antibakteri terhadap Escherichia  coli (E.coli)  telah  dilakukan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  jenis  senyawa flavonoid  yang  terdapat  dalam  ekstrak  daun  trembesi  dan  aktivitas  antibakterinya  terhadap E.  coli.  Ekstraksi dilakukan  dengan  metode  maserasi  dan  partisi.  Pemisahan  senyawa  dilakukan  dengan  kromatografi  kolom, sedangkan uji aktivitas antibakteri dengan metode difusi cakram, dan identifikasi dilakukan dengan spektrofotometer Ultraviolet-visible  (UV-vis)  dan  Inframerah.  Ekstraksi 1  kg  serbuk  daun trembesi  dengan  5  L  etanol  menghasilkan 73,38 g ekstrak pekat etanol. Proses partisi menghasilkan 26,34 g ekstrak n-heksana, 8,12 g ekstrak etilasetat, 19,37 g ekstrak n-butanol, dan 12,56 g esktrak air. Uji fitokimia masing-masing fraksi menunjukkan bahwa fraksi n-butanol positif  mengandung  senyawa  flavonoid,  Hasil  uji  aktivitas  antibakteri E.coli terhadap  fraksi  n-butanol  pada konsentrasi  10%  menunjukkan  aktivitas  sedang  dengan  daya  hambat  sebesar  6,3  mm.  Nilai  Konsentrasi  Hambat Minimum (KHM) sebesar 2 % (b/v) dengan diameter hambat sebesar 1 mm. Pemisahan kromatografi kolom dengan eluen  n-butanol  :  metanol  :  kloroform  (5:3:2)  diperoleh  empat  isolat  namun  hanya  satu  isolat  (isolat  B  dengan  Rf 0,58) yang memberikan hasil positif mengandung flavonoid. Hasil uji kemurnian menunjukkan bahwa isolat B relative murni secara KLT. Hasil analisis spektroskopi inframerah menunjukkan bahwa isolat B diduga mengandung gugus fungsi  OH,  C-OH,  CH  alifatik,  C=O  keton,  C=C  aromatik,  C-O-C  eter,  dan  CH  aromatik.  Analisis  dengan spektrofotometer  UV-Vis  diindikasikan  bahwa  isolat  B merupakan  golongan  senyawa  isoflavon  dengan  gugus hidroksi pada cincin A yaitu atom C-5 dan C-7. Isolat menunjukkan aktivitas antibakteri yang lemah terhadap bakteri E. coli.
Kata kunci: Albizia saman (Jacq.) Merr, Flavonoid, Antibakteri, Escherichia coli
Penulis: I Kadek Pater Suteja, Wiwik Susanah Rita, dan I Wayan Gede Gunawan
Kode Jurnal: jpkimiadd160038

Artikel Terkait :