HIDROLISIS BATANG PADI DENGAN MENGGUNAKAN ASAM SULFAT ENCER

Abstrak: Glukosa  biasa  diketahui  sebagai  sumber  energi  bagi  organisme.  Fermentasi  glukosa  dapat menghasilkan  banyak  produk  –  produk  yang  berguna  seperti  ethanol,  yang  dapat  digunakan sebagai sumber energi yang dapat diperbarui, menggantikan bahan bakar bensin. Glukosa dapat diambil dari  berbagai macam bahan makanan seperti puhung, yam, rumput, gandum, kentang, jagung, dan lain lain.Bahan makanan tersebut mengandung polisakarida yang dapat dihidrolisa menjadi glukosa. Jerami adalah salah satu bahan limbah alami dengan kandungan selulosa tinggi yang  dapat  digunakan  untuk  memproduksi  glukosa  untuk  mengatasi  kebutuhan  bahan  pangan yang  semakin  meningkat.  Di  dalam  penelitian  ini  asam  encer  hasil  hidrolisa  jerami  diteliti menggunakan  slurry  yang  memiliki  konsentrasi  30%  w/v.  Efek  dari  temperatur  (70,85,100oC), konsentrasi asam sulfur (0,3; 0,6; 0,9%v/v) dan ukuran partikel dari jerami (8,10,20 mesh) pada pengurangan  hasil  gula  diobservasi.  Pada  penelitian  ini,  hasilnya  menunjukkan  bahwa peningkatan  dari  temperature  akan  meningkatkan  konsentrasi  akhir  pengurangan  gula. Penurunan  ukuran  partikel  dari  jerami  akan  meningkatkan  konsentrasi  pengurangan  gula. Konsentrasi asam sulfur yang semakin tinggi akan meningkatkan konsentrasi pengurangan gula. Kondisi maksimal yang didapat dari penelitian ini untuk temperatur adalah 100oC, konsentrasi asam  sulfur  0,9%v/v  dan  ukuran  jerami  adalah  20  mesh  (0,841  mm).  Kondisi  ini  akan menghasilkan 1,1583 gram/liter konsentrasi akhir pengurangan gula dengan 38,61 mg/g hasil.   
Kata kunci: Hidrolisis, glukosa, batang padi, Lignoselulosa, asam encer
Penulis: Akbarningrum Fatmawati, N. Soeseno, N. Chiptadi dan S. Natalia
Kode Jurnal: jpkimiadd080173

Artikel Terkait :