FRAKSINASI DAN BIOAVAILABILITAS LOGAM Pb DAN Cr DALAM SEDIMEN DI PELABUHAN BENOA
ABSTRAK: Telah dilakukan
fraksinasi dan penentuan
bioavailabilitas logam Pb
dan Cr dalam
sedimen di Pelabuhan Benoa. Penelitian
ini bertujuan untuk
menentukan konsentrasi logam
dalam berbagai bentuk
kimianya dimana sampel diayak
dalam keadaan basah
dan kering dengan
ukuran < 63
µm. Dari hasil
fraksinasi ini dapat
diketahui bioavailabilitas
kedua logam. Untuk
penentuan logam total,
dilakukan digesti dengan
aqua regia (HCl
: HNO3 = 3:1).
Fraksinasi dilakukan dengan
tehnik ekstraksi bertahap
sehingga dapat diketahui
fraksi-fraksi yang menyusun konsentrasi logam total. Pengukuran
konsentrasi logam dilakukan dengan teknik Spektroskopi Serapan Atom dengan metode kurva
kalibrasi. Konsentrasi logam
Pb total dalam
sedimen yang diayak
basah dan kering
berturut-turut sebesar 18,4852 mg/kg dan 23,3974 mg/kg, sementara
konsentrasi Cr total dengan kedua cara pengayakan berturut-turut 17,7131
mg/kg dan 24,9371
mg/kg. Hasil fraksinasi
logam Pb dalam
sedimen yang diayak
basah dan kering menunjukkan pola
yang sama yaitu
fraksi freely, leachable,
dan exchangeable (EFLE)
< fraksi Fe/Mn-oksida
< fraksi resistat <
fraksi organik dan
sulfida. Fraksinasi Cr
dengan pengayakan basah
menunjukkan fraksi EFLE
< fraksi resistant < fraksi organik dan sulfida < fraksi
Fe/Mn-oksida, sementara dengan penyakan kering fraksi EFLE< Fe – Mn oksida
< fraksi resistant < fraksi organik dan sulfida. Fraksi bioavailable dan
resistant yang diperoleh untuk logam
Pb dalam sedimen
yang diayak basah
berturut-turut adalah 74,13%
dan 22,88%, sedangkan
yang diayak kering adalah
82,84% dan 13,85%,
sedangkan fraksi bioavailable
dan resistant yang
diperoleh untuk logam
Cr dalam sedimen yang diayak basah berturut-turut adalah 77,59% dan
11,23%, sedangkan yang diayak kering berturut-turut 90,55% dan 13,21%.
Penulis: Ni Luh Eka Lusiana
Dewi, Emmy Sahara, dan A. A. I. A. M. Laksmiwati
Kode Jurnal: jpkimiadd140546