Evaluasi Rasio C/N pada Kultivasi Spirulina Platensis dengan Penambahan Molase sebagai Sumber Karbon Organik
ABSTRAK: Pertumbuhan Spirulina
platensis memerlukan nitrogen, fosfat, dan karbon. Semakin tinggi harga
media komersial mendorong
dilakukannya pencarian medium
alternatif dalam pertumbuhan.
Penelitian ini mencoba mengevaluasi rasio C:N dalam media dengan melakukan variasi penambahan
molase serta urea
untuk sebagai pengganti
media komersial. Bibit Spirulina platensis
dikultivasi sebagai kontrol
yang terdiri dari
1500 ppm NaHCO3
sebagai sumber karbon, 80
ppm urea sebagai
sumber nitrogen, 20
ppm TSP (triple
super phosphate) sebagai sumber
phosphate, 1ppm FeCl3
danµ 50 g
L-1 vitamin B12
sebagai sumber mikronutrien. Spirulina
platensis dikultivasi pada
botol erlenmeyer 2
liter dengan mengubah komposisi urea
dan molase pada
media pertumbuhan dengan
menambahkan 20% (w/w) medium kontrol. Urea divariasi antara
0; 16; dan 80 mg L-1. Sedangkan molase divariasi pada level 0,1 sampai 0,9 g
L-1. Kondisi operasi selama
kultivasi dengan variabel tetap adalah
pH 9-10. Intensitas cahaya
diatur pada 6000-
7000 lux. Pompa
mini aerator digunakan
sebagai pengaduk media. Salinitas kultivasi dijaga pada kondisi 2 ppt
dan suhu dijaga pada kondisi 28-300C.
Hasil terbaik diperoleh
pada penambahan molase
0,1 g L-1dengan
urea 16 mg L-1
yaitudengan laju pertumbuhan (growth
rate) 0.230 hari-1 , rasio C:N 6,8 dan biomassa kering 0,333 g L-1.
Penulis: Tutik M. Setyoningrum,
Viska A. Wikasitakusuma, Annisaturraihan, N. Islamy Putra, M.M. Azimatun Nur
Kode Jurnal: jpkimiadd140725