Dampak Penggantian Fe3O4 secara Parsial dengan Abu Sekam Padi (ASP) terhadap Porositas dan Kuat Tekan Keramik Komposit Clay-Fe3O4
Abstrak: Berdasarkan kajian
pendahuluan diketahui bahwa penggunaan pasir laut dan penggantiannya dengan abu
sekam padi (ASP) hingga pada fraksi berat tertentu dalam pembentukan keramik komposit
clay belum mampu menunjukkan kuat tekan seperti yang diinginkan. Ditambah lagi karena
kandungan Cl - dan SO4 - yang bersifat korosif, penggunaan pasir laut tersebut
tidak lagi direkomendasikan. Mineral utama dari pasir besi yaitu Fe 3 O 4
selanjutnya diajukan sebagai penggantinya untuk memproduksi keramik komposit
clay baru. Karena pasir besi merupakan sumber daya alam yang tidak dapat
diperbaharui, maka penggunaan mineral Fe 3 O 4 tersebut perlu dibatasi.
Selanjutnya, ASP masih dipilih untuk menggantikan Fe 3 O 4 secara parsial demi keberlanjutan
produksi dari material-material keramik tersebut. Keramik dari komposit clay-Fe
3 O 4 /ASP tersebut selanjutnya diperkenalkan dalam makalah ini dan nantinya
dirancang sebagai material bagi komponen-komponen yang menerima pembebanan
berupa tekan dan juga termal. Dua tipe ASPlalu disiapkan dan selanjutnya
dikarakterisasimenggunakan spektrometer X-ray fluorescence (XRF). Tidak
terdapat perbedaan yang signifikan pada komposisi kimia dari keduanya. Namun,
keduanya memiliki bulk density yang berbeda. Hasil pengujian porositas terhadap
material keramik komposit tersebut menunjukkan bahwa penggantian Fe 3 O 4
dengan ASP meningkatkan porositas material. Hasilpengujian tekan menunjukkan
bahwa meningkatnya berat fraksi dari ASP diikuti oleh penurunan kuat tekan material.
Analisis X-ray diffraction (XRD) terhadap material baru tersebut menunjukkan bahwa
sebagian besar dari Fe 3 O 4 telah bertransformasi menjadi Fe 2 O 3 dan
transformasi tersebut selanjutnya dapat menentukan besarnya porositas dan juga
kuat tekan dari material tersebut.
Penulis: M. Nizar Machmud, Zulkarnain
Jalil
Kode Jurnal: jpkimiadd150417