CELL DISTRUPTION MIKROALGA SECARA ENZIMATIS DENGAN SELLULASE
Abstrak: Mikroalga merupakan
salah satu sumber energi alternatif generasi ketiga yang potensial untuk dikembangkan
sebagai bahan baku bioetanol. Kandungan pati yang terperangkap dalam dinding
sel mikroalga menyebabkan perlunya cell distruption untuk melepaskan sekaligus
mengkonversi pati menjadi glukosa sederhana sebelum proses fermentasi.
Penelitian ini bertujuan untuk membuka dinding sel mikroalga sekaligus
mengeksplorasi pengaruh enzim sellulase dari aspergillus niger sebagai strategi
cell distruption mikroalga serta melakukan optimasi parameter proses yaitu konsentrasi
enzim, suhu, pH, dan waktu yang memberikan yield glukosa tertinggi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa yield glukosa tertinggi adalah 82,44% (w/w) yang
diperoleh pada konsentrasi enzim 30% (w/w), suhu 45 0 C, pH 4,5 pada waktu 40
menit, dengan jumlah mikroalga 0,5 g/L. Secara umum, metode cell distruption
dengan menggunakan enzim sellulase terbukti menjadi pilihan yang menjanjikan
untuk membuka dinding sel mikroalga sekaligus mengkonversi selulosa menjadi
glukosa sederhana dalam memproduksi bioetanol.
Penulis: Padil, Siti Syamsiah,
Muslikhin Hidayat, dan Rina Sri Kasiamdari
Kode Jurnal: jpkimiadd150399