APLIKASI VAKSIN Streptococcus agalactiae UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT STREPTOCOCCOSIS PADA BUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus)

ABSTRAK: Riset dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas (yield-gap) aplikasi vaksin Streptococcus agalactiae (pure whole cell) untuk pencegahan penyakit  streptococcosis  pada  budidaya  ikan  nila  (Oreochromis  niloticus)  telah  dilakukan  pada  skala  lapang.  Isolat  bakteri  S.  agalactiae N14G digunakan sebagai sumber antigen dalam pembuatan vaksin. Vaksinasi awal (priming) diberikan melalui perendaman, dan dua bulan kemudian dilakukan vaksinasi ulang (booster) melalui pakan. Pada hari ke-14 pasca vaksinasi ulang, dilakukan uji tantang pada dosis lethal (LD50)  terhadap bakteri  aktif, dan diamati  selama 14 hari pasca infeksi buatan.  Hasil penelitian menunjukkan  bahwa  pemberian  vaksin  S. agalactiae (pure whole cell), vaksin Streptovac (kombinasi S. agalactiae dan A. hydrophila) dan kontrol memberikan nilai sintasan dan RPS masing-masing sebesar 52,08% dan 10,01%; 65,58% dan 35,36%; dan 46,75% (sintasan). Hasil uji tantang terhadap bakteri S. agalactiae aktif diperoleh nilai sintasan dan RPS pada kelompok ikan yang diberi vaksin S. agalactiae sebesar 50,00% dan 37,50%; vaksin Streptovac sebesar  40,00%  dan  25,00%;  sedangkan  nilai  sintasan  pada  kelompok  kontrol  sebesar  20,00%  sehingga  pemberian  vaksin  lebih  baik dibandingkan tidak divaksin.
Kata kunci: efektivitas, vaksin, S. agalactiae, streptococcosis, ikan nila 
Penulis: Taukhid, Angela Mariana Lusiastuti dan Tuti Sumiati
Kode Jurnal: jpbiologidd140966

Artikel Terkait :