APLIKASI MARKA MOLEKULER PADA BUAH DAN BIJI KOPI ASAL KALIMANTAN TIMUR

ABSTRAK: Sifat  kuantitatif  pada buah  dan biji kopi  memegang  peranan  penting dalam  seleksi  fenotip pada pemuliaan kopi.  Salah  satu karakter  yang dicari  pasar  adalah ukuran buah dan biji  kopi.  Pada  penelitian ini,  43  genotipe kopi dikoleksi dari  empat kabupaten di  Kalimantan  Timur yaitu Kabupaten Kutai Kertanegara, Kutai Timur, Berau dan Paser Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter buah dan biji kopi dengan menggunakan marka molekuler pada daerah QTL dan marka fenologi, melihat variasi genetik dari alel yang dihasilkan kopi Kalimantan Timur, analisis cluster, dan menganalisis asosiasi marka tersebut dengan karakter berdasarkan observasi fenotip. Penelitian ini menggunakan 6 primer mikrosatelit dan 4 primer EST berdasarkan QTL terpilih. Berdasarkan nilai polymorphic information content (PIC) dari  marka  molekuler  yang  digunakan,  diperoleh  variasi  genetik  yang  rendah  pada  kopi  Kalimantan  Timur.  Sedangkan  dari  hasil  analisis pengelompokkan teridentifikasi dua grup yang terdiri atas grup Arabika yang berasal dari Kabupaten Kutai Timur, Berau dan Paser Utara dan  grup  Robusta  yang  sebagian  besar  berasal  dari  Kutai  Kertanegara.  Terdapat  asosiasi  yang  signifikan  dari  primer  M480  dan  M312 dengan  QTL  sehingga  marka  ini  dapat  digunakan  sebagai  primer  spesifik  terkait  ukuran  buah  dan  biji  kopi  yang  potensial  dalam  seleksi berbantu marka dalam program pemuliaan kopi. 
Kata kunci: Marka mikrosatelit, marka EST, ukuran, berat, buah kopi, biji kopi 
Penulis: Fatimah, Urnemi, Apon Zaenal Mustopa, Hudaida Syahrumsyah
Kode Jurnal: jpbiologidd140953

Artikel Terkait :