ALGAE SPIRULINA SP. OIL EXTRACTION METHOD USING THE OSMOTIC AND PERCOLATION AND THE EFFECT ON EXTRACTABLE COMPONENTS

Abstract: Alga dipandang sebagai bahan baku baru yang berpotensi menghasilkan minyak dengan jumlah yang cukup  besar. Selain itu, minyak alga tidak bersaing sebagai komoditi pangan. Spirulina Sp. atau ganggang hijau-biru dipilih dikarenakan waktu panennya sangat singkat dan memiliki kandungan lipid cukup tinggi  dibandingkan dengan  jenis  alga  yang  lain.  Selain  itu  karakteristik  kondisi  lingkungan  tempat  hidup  Spirulina  Sp.  sesuai dengan kondisi cuaca di Indonesia, yaitu pH cenderung basa, suhu 20-40oC. Metode osmotik dipilih mengingat Spirulina Sp. adalah makhluk hidup mikrokopis multi sel yang memiliki membran semipermiabel yang rentan terhadap perubahan tekanan osmotik. Asam klorida dipilih sebagai pelarut karena kedua jenis larutan diatas memiliki tekanan osmotik cukup tinggi sehingga dapat dengan mudah merusak membran semipermiabel yang ada.  Metode  perkolasi  juga  dipilih  sebagai  salah  satu  metode  pembanding,  dimana  metode  ini  banyak digunakan sebagai metode rujukan untuk merecovery senyawa-senyawa atsiri bernilai tinggi dibidang farmasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstraksi minyak  alga dengan pelarut etanol (99,8%) (77,236%-berat) memberi yield minyak lebih besar dibandingkan dengan pelarut HCl 5 M (71,218%-berat). Semakin banyak volume pelarut yang digunakan, semakin lama waktu pengadukan, dan semakin tinggi molaritas larutan maka semakin  meningkat  perolehan  yield  minyak.  Kadar  air  pada  fase  hidroalkoholik  dan  waktu  perendaman mempengaruhi  perolehan  yield  minyak  untuk  pelarut  etanol  (99,8%).  Kadar  air  37,63%  pada  fase hidroalkoholik memberi yield minyak sebesar 76,584%-berat.Jenis pelarut yang digunakan turut mempengaruhi komposisi  komponen-komponen  terekstrak,  khususnya  FA,  MG,  GD,  dan  TG,  dan  komponen  zat  warna Spirulina Sp. yang terekstrak.  
Keywords: Alga; Ekstraksi; Osmotik; Perkolasi; Spirulina Sp.; Minyak alga
Penulis: Orchidea Rachmaniah, Elfera Yosta R., Danang Harimurti W
Kode Jurnal: jpkimiadd100190

Artikel Terkait :