Psychological Well-Being pada Gay yang Menjalani Proses Coming Out

ABSTRAK: Homoseksual  adalah  salah  satu  orientasi  seksual ketika seorang  individu  mempunyai  rasa  tertarik  secara  erotic dengan  individu  yang  memiliki  jenis  kelamin  sama dengan  dirinya. Seseorang yang  sadar  dengan  preferensi homoseksualnya,  selanjutnya  akan  mempertimbangkan  untuk  membuka  diri  atau  tetap  menutupi  orientasi seksualnya kepada lingkungan sekitar, proses ini yang kemudian dikenal dengan sebutan proses coming out.
Proses coming out bukan merupakan proses yang sifatnya linier namun bertahap, berlangsung selama individu itu hidup,  dilalui  dengan  cara  yang  unik  dan  berbeda  pada  setiap  individu.  Perjalanan  ini  nantinya  memberikan dampak yang berbeda, sehingga mempengaruhi cara individu dalam menilai diri dan kehidupannya. Gambaran diri dan  kehidupan dapat  dilihat  dari  dimensi  penerimaan  diri,  hubungan  positif  dengan  orang  lain,  otonomi, penguasaan  lingkungan,  dan  pertumbuhan  diri.  Keenam  dimensi  tersebut  dikenal  den gan  nama psychological well-being.
Psychological  well-being adalah  perasaan  sejahtera  yang  dirasakan  individu  melalui  proses  evaluasi.  Kondisipsychological  well-being masing-masing  individu  dapat  berbeda  walaupun  menghadapi  situasi  yang  sama.  Untuk melihat  gambaran psychological  well-being,  peneliti  menggunakan metode  penelitian  kualititatif  denganwawancara  mendalam  menggunakan  teori coming  out dari  Coleman  dan  teori psychological  well-being dari  Ryff.Subjek dalam penelitian ini adalah gay yang telah menjalani proses coming out. Berdasarkan hasil penelitian terlihat kondisi psychological well-being yang berbeda pada kedua subjek. Perbedaan dapat  dilihat  dari  dimensi-dimensi psychological  well-being yang  secara  tidak  langsung  dipengaruhi  oleh  proses coming out,  khususnya  pada  dimensi  penerimaan  diri  dan  hubungan  positif  dengan  orang  lain. Kedua  subjekmenjalani  proses coming  out yang  berbeda,  mendapatkan  dampak  yang  berbeda  dari  lingkungan,  sehingga evaluasi yang dilakukan terhadap diri dan kehidupannya akan berbeda pula.
Kata kunci: gay, homoseksual, coming out, psychological well-being
Penulis: Krisna Eka Dewanti, Istar Yuliadi, Nugraha Arif Karyanta
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd150059

Artikel Terkait :