Pengaruh Bakteri Pelarut Fosfat Dan Bakteri Penambat Nitrogen terhadap Pertumbuhan Tanaman Tomat pada Tanah Masam

Abstrak: Tanah  masam  merupakan lahan  kering  yang  cukup  berpotensi  untuk  pengembangan berbagai  komoditas  pertanian  namun  belum  tertangani  dengan  baik.  Tanah  masam  bereaksi masam pH<5,0,  mempunyai  potensi  keracunan  Al,  miskin  kandungan  bahan  organik  dan peka terhadap erosi serta rendahnya kandungan unsur-unsur  nitrogen (N) dan fosfor (P). Hal ini dapat diatasi  salah  satunya  dengan  menginokulasikan  bakteri  pelarut  fosfat  dan  bakteri  penambat nitrogen. Penelitian  bertujuan  untuk mengetahui  pengaruh pemberian  inokulasi  bakteri  pelarut fosfat,  inokulasi  bakteri  penambat  nitrogen,  dan  inokulasi  bakteri  pelarut  tanah  ditambah  bakteri penambat nitrogen terhadap bobot basah, tinggi, kadar nitrogen ( N) serta kadar fosfor (P) tanaman tomat. Penelitian  dilaksanakan  secara  eksperimental selama  6  minggu, menggunakan metode Rancangan  Acak Lengkap (RAL)  dengan 4  perlakuan yaitu  1  perlakuan  tanpa  inokulasi  bakteri serta  3  perlakuan  dengan  menggunakan  inokulasi  bakteri  pelarut  fosfat  (BPF),  inokulasi  bakteri enambat  nitrogen (BPN),  dan  inokulasi  bakteri pelarut  fosfat (BPF)  ditambah  bakteri penambat nitrogen (BPN), masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan  analisis  ragam  (ANOVA)  pada  tingkat  kepercayaan  95%  dan  99%.  Hasil menunjukkan bahwa bakteri pelarut fosfat (BPF) ditambah bakteri penambat nitrogen (BPN) paling mampu dalam meningkatkan bobot basah, tinggi, kadar nitrogen ( N) dan kadar fosfor (P) tanaman tomat pada tanah masam.
Kata kunci: Tanah Masam, Bakteri Pelarut Fosfat, Bakteri Penambat Nitrogen, Tanaman Tomat
Penulis: Yenni Widi Astuti, Lestanto Unggul Widodo, Iman Budisantosa
Kode Jurnal: jpbiologidd130671

Artikel Terkait :