Model Pembelajaran Generatif melalui Media Animasi Berbasis Flash dan Video Ditinjau dari Keterampilan Generik Dan Keingintahuan

ABSTRACT: Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran generatif melalui media animasi berbasis flash dan video,  keterampilan  generik,  keingintahuan  dan  interaksinya  terhadap  prestasi  belajar.  Penelitian  ini  menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kanor Bojonegoro tahun pelajaran 2011/2012.  Sampel  diperoleh  dengan  teknik  cluster  random  sampling  terdiri  dari  2  kelas  VIII  E  dan  VIII  D.  Teknik pengumpulan  data  dengan  menggunakan  metode  tes  untuk  prestasi  belajar  kognitif  dan  keterampilan  generik,  metode angket untuk keingintahuan, serta metode observasi untuk mendapatkan data prestasi belajar afektif dan psikomotor. Data dianalisis  menggunakan  anava  tiga  jalan  dengan  desain  faktorial  2  x  2  x  2  menggunakan  SPSS17.  Berdasarkan  hasil analisis disimpulkan bahwa:  1. penerapan model pembelajaran generatif dalam kegiatan pembelajaran dapat mengatasi kesulitan  peserta  didik  dalam  mengerjakan  soal  yang  bersifat  aplikatif;   2.  pemanfaatan  media  flash  dan  video  dapat meningkatkan  motivasi  dalam  belajar  dan  memudahkan  siswa  dalam  mempelajari  materi  sistem  peredaran  darah sehingga siswa yang belajar dengan menggunakan media animasi berbasis flash memiliki prestasi belajar kognitif, afektif dan  psikomotor  lebih  baik  dari  pada  siswa  yang  belajar  dengan  menggunakan  media  video;   3.  tingkat  keterampilan generik  siswa  memiliki  pengaruh  yang  signifikan  terhadap  prestasi  belajar  sehinga  siswa  yang  memiliki  keterampilan generik  tinggi  memperoleh  prestasi  kognitif,  afektif  dan  psikomotor  lebih  baik  dari  pada  siswa  yang  memiliki keterampilan generik rendah; 4. tingkat keingintahuan  memiliki pengaruh yang signifikan terhadap proses pembelajaran yang  dilakukan  siswa  dan  prestasi  belajar.  Siswa  dengan  tingkat  keingintahuan  tinggi  memperoleh  prestasi  belajar kognitif, afektif dan psikomotor lebih baik dari pada siswa yang memiliki keingintahuan rendah; 5. media flash dan video memiliki  karakteristik  yang  berbeda,  masing-masing  memiliki  kelebihan  dan  kekurangan.  Apabila  keduanya diinteraksikan    dengan  keterampilan generik  dalam suatu pembelajaran akan  memberikan pengaruh yang  sangat kecil terhadap  prestasi  belajar;  6.  keterampilan  generik  dan  keingintahuan  merupakan  dua  hal  yang  saling  independen, sehingga apabila keduanya diinteraksikan tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar.
Keywords:  Model pembelajaran generatif, keterampilan generik, keingintahuan, sistem peredaran darah manusia
Penulis: A. H. MOESTOFA
Kode Jurnal: jpbiologidd150311

Artikel Terkait :