Kualitas Spermatozoa Sapi Limousin Dalam Pengencer Two-Stetm Extender Dengan Suplementasi Kuning Telur Bebek Selama Penyimpanan Pada Refrigerator
Abstrak: Tujuan dari
Penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan kuning telur bebek dalam
pengencer two-steptm extender
terhadap motilitas, viabilitas
dan morfologi spermatozoa
sapi limousin. Penelitian menggunakan eksperimen
laboratorium menggunakan pola
rangcangan acak lengkap
(RAL) dengan 5 kali ulangan dari 5 ejakulasi dari sapi
yang sama. Spermatozoa disimpan selama sepuluh hari. Motilitas spermatozoa diamati
dengan mikroskop cahaya
(400x) pada suhu
37°C. Viabiltas spermatozoa
diamati dengan pewarnaan eosin
menggunakan mikroskop cahaya
(400x), morfologi spermatozoa
diamati dengan pewarnaan metilen blue menggunakan mikroskop cahaya
(400x). Hasil penelitian menunjukkan suplementasi kuning telur bebek pada
pengencer two-steptm extender
berpengaruh terhadap motilitas dan viabilitas,
morfologi spermatozoa sapi
limousin selama penyimpanan
pada suhu 4-5°C.
Konsentrasi kuning telur terbaik
adalah 15% dalam
mempertahankan motilitas (41,00%±2,24), viabilitas (74,44±4,77%) dan
morfologi (69,91±1,98%) spermatozoa
sapi Limousin setelah
penyimpanan empat hari pada suhu
4-5°c.
Kata kunci: two-steptm
extender, kuning telur, motilitas, viabilitas, morfologi spermatozoa sapi
Limousin
Penulis: Ibezaro Zega,
Syafruddin Ilyas, Salomo Hutahaean
Kode Jurnal: jpbiologidd150344