INDEKS VEGETASI DARI CITRA SATELIT ALOS UNTUK MEMPERKIRAKAN CADANGAN KARBON ATAS PERMUKAAN DI HUTAN MANGROVE

ABSTRAK: Hutan  mangrove  diketahui  dapat  menyerap  dan  menyimpan karbon  dalam  jumlah  yang  besar dan keberadaanya  juga  penting untuk  menanggulangi perubahan iklim. Namun, dewasa ini banyak kawasan hutan mangrove yang digunduli dan menyebabkan karbon yang tersimpan di dalamnya lepas ke atmosfer. Kesepakatan internasional tentang perubahan iklim memandang pentinguntuk menurunkan emisi gas rumah kaca akibat deforestasi dan degradasi hutan atau dikenal dengan REDD+. Untuk membantu REDD+ menjadi kenyataan, diperlukan metode alternatif untuk mengukur kandungan karbon di atas permukaan tanah secara cepat dan akurat. Penelitian ini menghubungkan data dari  lapangan  yang dikumpulkan  menggunakan  metode  transek dengan data  citra  satelit  ALOS  AVNIR-2.  Tujuan penelitian  yaitu  mengidentifikasi karakteristik vegetasi mangrove, memperkirakan jumlah kandungan karbon di atas permukaantanah, dan menguji kemampuan indeks vegetasi dari NDVI, SR, dan SAVI dari ALOS AVNIR-2 untuk pendugaan jumlah karbon di atas permukaan tanah di kawasan hutan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa vegetasi hutan mangrove di Gugus Pulau Pari relatif berragam, dan hutan di kawasan tersebut menyimpan kabon di atas permukaan tanah antara  4694,35 dan 42841,25 kg/m2. Uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada korelasi yang nyata antara indeks vegetasi dari NDVI, SR, maupun SAVI dengan jumlah karbon yang tersimpan di atas permukaan tanah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa indeks vegetasi dari NDVI, SR, maupun SAVI dari ALOS AVNIR-2 tidak bagus jika digunakan untuk pendugaan cadangan karbon di atas permukaan tanah pada hutan mangrove tropis.
Kata kunci: mangrove, indeks vegetasi, stok carbon, ALOS
Penulis: Suyadi, Y.I. Ulumudin, R. Vebriansyah
Kode Jurnal: jpbiologidd130699

Artikel Terkait :