HUBUNGAN ANTARA KONFLIK PERAN GANDA DENGAN STRES KERJA PADA PERAWAT WANITA YANG SUDAH MENIKAH DI RSUD BANYUMAS
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konflik peran ganda dengan
stres kerja pada
perawat wanita yang
sudah menikah di
RSUD Banyumas. Alat pengumpul
data yang digunakan
berupa skala konflik
peran ganda yang terdiri dari 45 aitem dan skala stres kerja yang
terdiri dari 60 aitem, yang diuji cobakan
terlebih dahulu kepada
60 perawat wanita
yang sudah menikah di
RSUD Banyumas. Hasil
uji validitas dan reliabilitas
dapat diketahui dari butir yang
valid pada skala konflik peran ganda bergerak dari 0,271 sampai dengan 0,71
dengan reliabilitas sebesar
0,901, sedangkan butir
yang valid pada skala
stres kerja bergerak
dari 0,323 sampai
dengan 0,75 dengan
reliabilitas sebesar 0,931. Subjek
dalam penelitian ini
yaitu 90 orang
perawat wanita di RSUD
Banyumas yang sudah
menikah. Analisis data
dilakukan dengan teknik statistik korelasi
Product Moment dari
Pearson, dengan bantuan
program SPSS 16.0 for
Windows. Dari hasil
analisis data penelitian
diperoleh nilai korelasi antara konflik
peran ganda dengan
stres kerja sebesar
0,650 dengan taraf signifikansi sebesar 5% (p < 0,05).
Hal ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi yang signifikan
antara konflik peran
ganda dengan stres
kerja pada perawat wanita yang
sudah menikah di
RSUD Banyumas.Artinya, semakin
tinggi konflik peran ganda
maka semakin tinggi
pula stres kerja
yang dialami oleh
perawat wanita. Begitu pula sebaliknya, semakin rendah konflik peran
ganda yang dialami perawat wanita maka
makin rendah pula
stres kerja yang
dialami oleh perawat wanita yang sudah menikah di RSUD
Banyumas.
Penulis: Desi Wulandari, Ugung
Dwi Ario Wibowo
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd130101