Efektivitas Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia) terhadap Penghambatan Pertumbuhan Bakteri Shigella flexneri dengan Metode Sumuran
ABSTRAK: Shigella
flexneri merupakan salah satu bakteri
penyebab disentri. Penyakit yang disebabkan oleh bakteri Shigella sp. dapat disembuhkan dengan menggunakan
antibiotik, tetapi penggunaan antibiotik yang berlebihan menyebabkan bakteri
menjadi resisten. Salah satu alternatif pengganti antibiotik adalah dengan
memanfaatkan senyawa metabolit sekunder daun binahong (Anredera Cordifolia).
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan pertumbuhan
bakteri Shigella flexneri strain BW 1201
dan konsentrasi yang paling optimal dalam menghambat pertumbuhan bakteri Shigella flexneri strain BW 1201 dengan
menggunakan ekstrak daun binahong. Pembuatan ekstrak daun binahong dilakukan
dengan metode maserasi, yaitu dengan menggunakan pelarut etanol 96%. Filtrat
yang diperoleh kemudian diuapkan menggunakan rotary vacum evaporator untuk
memperoleh ekstrak kental. Konsentrasi ekstrak daun binahong yang diujikan
adalah 0% (kontrol negatif/akuades), 40%, 60%, 80% dan 100% dengan 4
pengulangan. Data yang diperoleh berupa ukuran diameter zona hambat (mm) yang
terbentuk pada media kultur S.
flexneri strain BW 1201. Data dianalisis
dengan menggunakan Analisis Varian Satu Arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan
untuk mengetahui perbedaan pada setiap konsentrasi dengan lebih jelas. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa ekstrak daun binahong dapat menghambat pertumbuhan
bakteri S. flexneri strain BW 1201.
Perlakuan dengan konsentrasi 100% dapat menghambat pertumbuhan bakteri S. flexneri
strain BW 1201 paling optimal dengan rata-rata diameter zona hambat
sebesar 27,2 mm.
Penulis: Anis Ainurrochmah,
Evie Ratnasari, Lisa Lisdiana
Kode Jurnal: jpbiologidd130556