Tingkat Kepatutan Berbahasa Jurnalistik pada Jurnalisme Online di Situs detikBandung.Com (Studi Deskriptif dengan Teknik Analisis Isi terhadap Penerapan Kaidah Bahasa Jurnalistik Berita Langsung (Straight News) di detikBandung.Com)
Abstrak: Tingkat kepatutan
berbahasa jurnalistik pada jurnalisme online terhadap penerapan kaidah bahasa
jurnalistik di sebuah media online patut
diketahui. Dalam penggunaan bahasa Indonesia, bahasa jurnalistik yang baik dan
benar, media online bisa dikatakan paling banyak melakukan pelanggaran. Hal itu
utamanya dikarenakan penulisan berita di media online dilakukan tergesa-gesa agar segera online (kejar tayang), apalagi jika wartawan
yang menulisnya kurang atau tidak menguasai tata bahasa dengan baik dan benar.
Masalah ini penting diteliti, karena media massa dinilai sebagai ‘guru bahasa’
bagi para pembacanya dan berkaitan juga dengan upaya penyampaian informasi
secara jelas dan lengkap, sehingga terjalin komunikasi yang efektif dengan
pembacanya. Dua hal di atas, kejelasan informasi dan kesuksesan menjalin
komunikasi yang efektif, dalam sebuah media massa ditentukan oleh penggunaan
bahasa tulis yang mengikuti kaidah-kaidah bahasa jurnalistik. Kaidah bahasa
jurnalistik yang memiliki tiga aspek penting, yaitu: struktur kalimat,
penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), dan penerapan kalimat efektif. Ketiga
unsur itu penting diperhatikan oleh setiap wartawan karena berkaitan dengan
upaya penyampaian informasi, sehingga masyarakat pembaca mampu menerima
informasi secara mudah, lengkap, dan jelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui dan menganalisis penerapan kaidah bahasa jurnalistik dari struktur
kalimat, penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD), dan penerapan kalimat
efektif pada berita langsung kanal news di situs detikBandung.com. Penelitian
ini menggunakan pendekatan penelitian kuan-titatif dan metode penelitian
deskriptif, dengan teknik analisis isi. Menurut Stempel dalam Rakhmat pada bukunya
Analisis Isi, Ada empat tahapan metodelogis yang digunakan dalam teknik
analisis isi yaitu pemilihan satuan analisis (unit analisis), konstruksi
kategori, penarikan sampel dan reliabilitas koding. Penelitian ini mengacu pada
karakteristik dan prinsip teknis penulisan bahasa jurnalistik cetak (surat
kabar, majalah, buletin, dan lain-lain), antara lain hemat kata, ringkas,
padat, jelas, logis, kalimatnya pendek-pendek, sederhana dan mudah dipahami,
yang juga berlaku di media online internet. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan
bahwa struktur kalimat yang banyak digunakan adalah kalimat sederhana dengan
tingkat kepatutan 60%, penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dengan tingkat
kepatutan sebesar 53%, se-dangkan penerapan kalimat efektif atau keefektifan
kalimat dinilai masih minim dengan tingkat kepatutan 36,4%, karena pilihan kata
yang tidak tepat dan kerancuan (ambiguitas) makna.
Kata kunci: Media Online, Jurnalistik Bahasa, Komunikasi
Efektif, Struktur kalimat, Ejaan Yang Disempur-nakan (EYD), Kalimat Efektif
Penulis: Nora Meilinda Hardi
Kode Jurnal: jpkomunikasidd160040