The Holders of the Supreme Hierarchy of Awliya in Light of Prophetic Ahadits
Abstract: Salah satu doktrin
tasawuf yang terkenal adalah ajarannya tentang hirarki para wali yang
dipercayakan Allah SWT kepada sejumlah awliyâ’ seperti Qutb, Imâm, Abdâl, Nujabâ’
dan Nuqabâ’. Dalam sejarahnya diketahui, bahwa doktrin ini telah disanggah berulang
kali oleh para muhadditsûn dan fuqahâ’ dari satu generasi ke generasi berikutnya
karena pertimbangan bahwa doktrin ini tidak memiliki dasar yang kuat dalam
Islam, salah satunya dalam hadits. Kalaupun ada, maka kebanyakan dari hadits-hadits
tersebut bersifat lemah dan bahkan palsu. Tulisan ini bertujuan melacak kebenaran
pertimbangan ini. Dari kajian yang telah dilakukan didapati, bahwa selain dari
banyaknya hadits-hadits Nabi s.a.w. yang bisa dipakai sebagai sandaran doktrin ini,
para ulama hadits yang mu‘tabar pun banyak yang menerima doktrin ini sebagai suatu
kepastian yang tidak bisa diabaikan.
Keyword: tasawuf/sufi, hirarki
awliyâ’, qutb, imâm, abdâl,
nujabâ’ dan nuqabâ’, akhyâr, ‘alâ qalb, dan ulama hadits
Author: Iskandar Arnel
Journal Code: jpperadabanislamgg120006