POLA KOMUNIKASI PASANGAN ANTARETNIK SUNDA-MINANG DI BANDUNG (Studi etnografi komunikasi pasangan pedagang Sunda-Minang perantauan dalam pembentukan etnik di Pasar Baru Trade Center)
ABSTRAK: Aktivitas komunikasi pada pasangan antaretnik
Sunda-Minang dalam pembentukan identitas pada anak-anaknya meliputi situasi
komunikasi, peristiwa komunikasi dan kompetensi komunikasi. Pendekatan penelitian
yang digunakan adalah kualitatif, dengan perspektif penyesuaian identitas dan
jenis studi etnografi komunikasi. Subjek penelitiannya adalah pasangan pedagang
antaretnik di Kota Bandung yang dipilih secara purposif. Pengumpulan data
diperoleh melalui wawancara mendalam, partisipasi pasif, dan analisis dokumen. Hasil
penelitian mengungkapkan bahwa aktivitas komunikasi anggota keluarga pasangan
antaretnik terjadi saat di pasar, di rumah, saat santai bersama keluarga.
Bahasa yang digunakan sehari-hari adalah bahasa Indonesia, etnik Minang lebih
dominan bila di banding dengan adat Sunda. Sebagian besar kepala keluarga yang
beretnik Minang cenderung memilih kompromi titik tengah. Dalam pengambilan
keputusan etnik Minang memiliki ketegasan yang kuat, serta kemandirian yang
mampu membentuk keluarga untuk bertahan di lingkungan yang baru. Kompetensi
komunikasi yang ditemukan berupa reaksi dan kemampuan pasangan untuk mengatasi
perbedaan sehingga penyesuaian searah menjadi alternatif pilihan para keluarga.
Pola komunikasi meliputi komunikasi pasangan antaretnik, komunikasi
transaksional orangtua dan anak, serta komunikasi sesama pasangan campuran.
Penulis: Evi Novianti
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140546