PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA MASYARAKAT MINORITAS (Studi atas Kearifan Lokal Masyarakat Adat Suku Baduy Banten)

Abstrak: Karakter  bangsa  dibangun  dari  nilai  etika  inti  (core  ethical  values) yang  bersumber  dari  nilai-nilai  agama,  falsafah  Negara  dan  budaya. Nilai yang bersumber dari budaya bangsa amat banyak dan beragam serta mengandung nilai luhur bangsa yang dapat menjadikan bangsa ini memiliki modal social yang tangguh untuk membangun peradaban unggul.  Namun  pada  kenyataannya  nilai-nilai  luhur  budaya  bangsa, mengalami banyak tantangan, disebabkan derasnya nilai-nilai luar yang masuk dan mengintervensi nilai-nilai asli budaya bangsa. Kearifan lokal pada kelompok/ masyarakat minoritas di Indonesia sering diabaikan, padahal  dari  kearifan  lokal  tersebut  dapat  dipromosikan  nilai-nilai luhur yang bisa dijadikan model pengembangan pendidikan karakter berbasis  budaya  bangsa  Indonesia.  Dengan  pendekatan  antropologi budaya,  tulisan  ini  berusaha  mengungkap  nilai-nilai  kearifan  lokal pada  masyarakat  adat  Baduy  Banten  sebagai  pembentuk  karakter, yakni  kepedulian  pada  lingkungan,  suka  bekerjasama,  taat  pada hukum/hukum  adat,  sederhana/mandiri,  demokratis,  pekerja  keras dan menjunjung tinggi kejujuran. Nilai-nilai ini dalam temuan penulis benar-benar  diinternalisasi  dan  dilestarikan  di  kalangan  masyarakat adat tersebut dengan diajarkan, dibiasakan, diteladankan dan ditegakan aturan yang tegas, sehingga membentuk karakter yang kuat.
Kata Kunci: pendidikan karakter, kearifan lokal, kelompok minoritas, Baduy
Penulis: Aan Hasanah
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd120182

Artikel Terkait :