Minoritas Muslim: Belajar dari Kasus Minoritas Muslim di Filipina
Abstract: Minoritas adalah
kelompok orang yang sejarahnya tidak tertulis, kondisi keberadaannya tidak
dikenal, cita-cita dan aspirasinya tidak diapresiasi. Mereka orang-orang
al-Mustadl’afin fi al-ardl (kaum tertindas di muka bumi). Filipina Selatan
salah satu kategori minoritas muslim yang dikenal dengan nama Bangsa Moro.
Mereka berjuang menentang kolonialis untuk melindungi integritas territorial
dan independensi mereka. Wilayah minoritas muslim biasanya menggunakan istilah
daar al-Islam, lawan kata dari daar al-harb. Untuk konteks saat ini, perlu
dikembangkan istilah daar al-da’wah, suatu istilah untuk mengacu kepada situasi
tatkala Rasulullah saw berada Mekkah. Pada masa itu Rasulullah bersama Sahabat
dan kaumnya hidup sebagai minoritas dan dituntut untuk mempersaksikan keyakinan
agama mereka (Islam) kepada masyarakat kafir Mekkah. Konsistensi sikap antara
keyakinan, perkataan dan perbuatan membawa kesuksesan bagi umat Islam.
Akhirnya, mereka diterima oleh masyarakat Mekkah, bahkan terjadi perubahan
perubahan sosial, mereka yang semula minoritas berubah menjadi mayoritas.
Penulis: Rina Rehayati
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd110240