MEANING, LANGUAGE, DAN THOUGHT REMAJA PENGGUNA FACEBOOK DI INDONESIA
Abstrak: Penelitian ini
berangkat dari fenomena kejahatan seksual terhadap remaja utrid yang
bermula dari interaksi
mereka di Facebook.
Level analisisnya yaitu,
studi teks, studi tindakan utri,
studi konteks utrid
l (network ecology
narrative, wawancara, dan observasi). Temuan
penelitian, yaitu: (1)
level mikro, korban
cenderung membagi informasi pribadinya secara terbuka di
Facebook. Pelaku (Ilham) cenderung memanipulasi data diri di akun Facebook
(2) level messo,
tindakan korban dilatari
adanya hubungan (komunikasi) buruk dengan
ibunya, upaya mencari
sosok ayah, dan
iming-iming hadiah dari
pelaku. Tindakan pelaku dilatari oleh lingkungan pergaulan (pertemanan)
dan persepsinya terhadap remaja
utrid di Facebook
sebagai objek seksual;
(3) level makro,
remaja tidak sadar teknologi, orang
tua tidak yang
gaptek, orientasi utrid
pendidikan yang belum
menyentuh aspek membangun kesadaran
anak didik tentang
berteknologi secara sehat
dan positif, dan penegakan utri
yang belum menggunakan
utrid dan bahasa
di Facebook sebagai
alat bukti. Kesimpulan, Facebook (new media) merupakan medium yang
netral. Terdapat kondisi-kondisi ekstra-Facebook seperti keluarga broken home
yang dominan menjadi pemicu tindak kejahatan seksual terhadap remaja utrid.
Penulis: Husen Mony
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150526