MAKNA PAKAIAN SEKSI BAGI BIDUANITA DANGDUT (Studi Fenomenologi Tentang Kesadaran Berpakaian Biduanita O.M. Azita dan O.M. Mutiara di Bojonegoro)

Abstrak: Berbicara mengenai dangdut, maka tidak akan dipisahkan dengan alunan musik yang membuat siapa saja pendengarnya ingin turut bergoyang. Daya tarik musik dangdut bukan hanya pada alunan musiknya tetapi penampilan biduan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para penikmatnya. Fokus penelitian ini adalah untuk melihat makna pakaian seksi bagi biduan dangdut. Pada penelitian ini menggunakan teori dari Alfred Schutz dengan teori fenomenologinya yang melihat sebuah tindakan dari because motive atau penyebab tindakan dan in order to motive tujuan tindakan yang dilakukan. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenemonelogi dari Alfred Schutz. Data yang dikumpulkan melalui dua teknik yaitu teknik wawancara dan participan observasionserta mengumpulkan dokumen-dokumen pendukung. Analisis dalam penelitian ini menggunakan tiga proses yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil dari penelitian ini yaitu sesuai dengan teori dari alfred schutz yang menyatakan ada unsur penyebab seseorang melakukan tindakan (because motive) serta tujuan dari tindakan yang dilakukan biduanita (in order to motive) dapat diperoleh bahwa  because motive dari tindakan biduanita memakai pakaian seksi adalah adanya tuntutan dari pihak orkes untuk menggunakan pakaian seksi, perekonomian yang pas-pasan sehingga membuat subyek mengunakan pakaian seksi agar mendapat saweran, ada yang lebih percaya diri dan merasa nyaman apabila menggunakan pakaian seksi pada saat manggung. Setelah proses because motive barulah muncul tahap in order to motive dimana tujuan yang diinginkan biduanita pada saat menggunakan pakaian seksi adalah bersikap professional saat bekerja, mendapatkan saweran yang lebih banyak. Terdapat alasan lain biduanita menggunakan pakaian seksi yaitu agar tidak kalah saing dengan bidaun lainnya.
Kata Kunci: Because motive, In order to motive, Biduanita, Pakaian seksi
Penulis: DEWI NOVITASARI, Pambudi Handoyo
Kode Jurnal: jpsosiologidd160078

Artikel Terkait :