KOMUNIKASI PARTISIPATIF DALAM PROSES PEMBAGUNAN BENDUNGAN MATENGGENG KABUPATEN CILACAP JAWA TENGAH

Abstrak: Proses  pembangunan  bendungan  Matenggeng  masih  memiliki  permasalahan  yaitu  belum  ada dialog atau negosiasi ulang untuk menghasilkan kesepakatan bersama antara pemerintah dengan masyarakat  Dayeuhluhur.  Penelitian  ini  bertujuan  mengidentifikasi,  menganalisis,  dan merancang model komunikasi pembangunan partisipatif dalam proses pembangunan Bendungan Matenggeng, Kecamatan Dayeuhluhur, Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan  metode  kualitatif  dengan  studi  kasus.  Pengumpulan  data  dengan  wawancara, observasi,  dan  analisis  dokumentasi  serta  focus  group  discussion  (FGD).  Hasil  penelitian menunjukkan:  (1)  Masyarakat  sudah  mengetahui  sejak  lama  tentang  wacana  pembangunan Bendungan Matenggeng melalui komunikasi interpersonal dari orang tua secara turun termurun. (2) Masih belum ada kesepakatan ganti untung antara masyarakat dengan pihak pemerintah. (3) Pihak masyarakat sangat setuju dan mengetahui manfaat dibangunnya bendungan serta bersedia berdialog  kembali  untuk  menyepakati  ganti  untung  lahan  tanah  dan  pohon  produktif. Implikasinya,  masyarakat  akan  terus  merasa  resah  akan  kepastian  masa  depan  kehidupan masyarakat, jika belum ada kepastian kelanjutan pembangunan Bendungan Matenggeng. 
Kata kunci: pembangunan partisipatif, masyarakat, dialog
Penulis: Waluyo Handoko, dkk
Kode Jurnal: jpkomunikasidd140439

Artikel Terkait :