KETERAMPILAN KOMUNIKASI KEPALA DESA DALAM MENGELOLAKONFLIK SENGKETA LAHAN WARGA DI DESA SUNGAI PAYANG KECAMATAN LOA KULU
ABSTRAK: Penelitian ini
dilatar belakangi oleh keterampilan komunikasi kepala desa dalam mengelola
konflik sengketa lahan warga di Desa Sungai Payang Kecamatan Loa Kulu yang
mencakup komunikasi verbal, komunikasi fisik, komunikasi emosional dan
manajemen konflik.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa keterampilan komunikasi kepala
Desa Sungai Payang cukup baik, dilihat dari cara penyampaiannya yang jelas,
singkat dan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti para warganya.
Gerak-geriknya saat berbicara dan pengelolaan konflik yang baik melalui
tindakan pertama yang dilakukan oleh kepala desa yaitu mengadakan musyawarah
bersama terhadap para pihak yang bersengketa yaitu Kelompok Tani Bina Bersama
(KTBB) Desa Sungai Payang dengan Kelompok Tani Keluarga Bersatu (KTKB) Desa
Bakungan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Sungai Payang agar masalah dapat
segera menemukan solusinya dan tidak semakin kompleks. Namun penyelesaian
masalah seperti ini perlu dukungan dari semua pihak yang terkait khususnya para
staf Desa Sungai Payang, pihak kecamatan, dan badan atau dinas pertanahan
setempat agar semua tanah warga yang tidak jelas surat-suratnya, lokasinya dan
lain sebagainya dapat segera didata ulang dan diurus agar masalah kesalah
pahaman seperti ini tidak terulang kembali. Karena pada dasarnya masalah
sengketa lahan seperti ini terjadi karena soal batas tanah yang diklaim sepihak
tanpa ada dasar yang kuat dan tidak dilaporkan pula kepihak terkait sehingga
tidak menutup kemungkinan sempat terjadi adu mulut dilapangan sebelum penyelesaian
secara musyawarah dilaksanakan
Penulis: Arif Achda Rosyadi
Kode Jurnal: jpkomunikasidd160006