KAIDAH INTERAKSI KOMUNIKASI TRADISI LISAN BASIACUANG DALAM ADAT PERKAWINAN MELAYU KAMPAR RIAU

Abstrak: Tradisi lisan basiacuang dalam upacara adat perkawinan pada masyarakat tutur Melayu Kampar di Desa Kuok, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau  merupakan bagian adat dan tradisi  yang  diwarisi  secara  turun  temurun  dari  nenek  moyang  terdahulu.  Tradisi  ini  berbentuk pertunjukan  dan  berfungsi  sosial  dalam  masyarakat  Melayu  Kampar.  Permasalahan  dalam penelitian  ini  adalah  bagaimana  kaidah  interaksi  komunikasi  tradisi  lisan  basiacuang  pada Upacara  Adat  Perkawinan  Melayu  Kampar  Riau.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui kaidah  linguistik,  kaidah  interaksi  sosial,  dan  kaidah  budaya  dalam  pertunjukan  tradisi  lisan basiacuang  pada  upacara  perkawinan  adat  Melayu  Kampar.  Metode  yang  digunakan  adalah metode kualitatif dengan pendekatan etnografi komunikasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan  bahwa  kaidah linguistik tradisi lisan  basiacuang  mengutamakan  keindahan  pemakaian  bahasa  yang  disampaikan  penutur. Kaidah interaksi sosial pada tuturan dalam tradisi  basiacuang berhasil atau tidaknya tergantung dari  keahlian  dan  kefasihan  penutur  dalam  menerapkan  nilai-nilai  dalam  basiacuang.  Kaidah budaya dalam basiacuang dimana setiap tuturan berisi tentang ungkapan petatah-petitih dan juga pantun  yang  memunyai  makna  filosofi,  nilai-nilai,  dan  norma-norma  dalam  kehidupan masyarakat Melayu Kampar.
Kata kunci: interaksi komunikasi, tradisi lisan basiacuang, upacara adat perkawinan
Penulis: Nova Yohana
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150471

Artikel Terkait :