ISLAM PRIBUMI VERSUS ISLAM OTENTIK (Dialektika Islam Universal dengan Partikularitas Budaya lokal)
Abstrak: Tulisan ini berusaha
menyajikan lanskap dialektika Islam dengan dimensi lokalitas budaya. Secara
dikhotomik, kemudian dimunculkan konsep Islam Pribumi dan Islam otentik dengan
segala karakteristik dan implikasinya. Islam pribumi dengan karakteristik ramah
lingkungan dan memainkan “politik garam” yang tidak tampak namun
menyatubersenyawa dengan budaya yang dihinggapinya dan Islam otentik dengan
karakteristik “khas Arab” dan memainkan “politik bendera” yang sangat
menonjolkan superioritashegemonikalnya terhadap budaya lokal.
Penulis: Edi Susanto
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd080090