INTERAKSIONISME SIMBOLIK ANTAR ANGGOTA KOMUNITAS SEPEDA GUNUNG NO’ NYONO’ CYCLING CLUB (NCC) SUMENEP
ABSTRAK: Seiring berkembangnya
jaman, kini paguyuban tidak lagi identik dengan karakteristik masyarakat desa.
Akan tetapi pada masyarakat kota juga ditemukan kegemaran masyarakat untuk
menghimpun diri dalam bentuk paguyuban. Hal ini ditandai dengan munculnya
berbagai macam komunitas. Salah satunya yaitu maraknya komunitas penggemar
sepeda yang terbentuk atas persamaan hobi. Penelitian ini difokuskan pada
komunitas penggemar sepeda gunung yang menyukai aktifitas bersepeda dengan rute
offroad. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
interaksionisme simbolik George Herbert Mead. Perspektif interaksionisme
simbolik berusaha mempelajari interaksi sosial individu dengan menggunakan
simbol-simbol yang dipahaminya. Hasil penelitian adalah interaksi yang
dilakukan antar anggota berbeda-beda, tergantung dengan siapa anggota tersebut
berinteraksi. Mind dalam komunitas NCC adalah ketika anggota berpikir mengenai
respon apa yang sesuai dengan stimulus yang muncul. Seperti pemikiran anggota
pengguna sepeda gunung merek lokal menerima bahasa bullying dari anggota
pengguna sepeda gunung merek impor. Anggota akan berpikir mengenai tindakan apa
yang tepat untuk menghindari adanya bahasa bullying tersebut. Sehingga anggota
mulai berpikir untuk beralih menggunakan sepeda gunung merek impor sebagai
bentuk penyesuaian diri terhadap lingkungan sosialnya. Self anggota adalah
ketika anggota menempatkan diri mereka sebagai subyek (I) atau obyek (Me).
Perilaku “I” ditunjukkan dengan perilaku anggota senior yang lebih bersifat
spontanitas ketika berinteraksi dengan anggota junior. Sedangkan perilaku “Me”
memuat suatu kesadaran dan tanggung jawab. Sehingga perilaku anggota akan lebih
dibatasi oleh norma-norma yang berlaku misalnya sopan santun. Seperti perilaku
anggota junior yang lebih menempatkan dirinya sebagai anggota yang selalu
menghormati keberadaan anggota senior, bagaimanapun ia diperlakukan.
Penulis: Etna Paramita Dewi, Sugeng
Harianto
Kode Jurnal: jpsosiologidd150544