IMPLEMENTASI TEORI PLANNED BEHAVIOUR DALAM PENGGUNAAN SIARAN PERS OLEH JURNALIS
Abstrak: Berdasar survei
pendahuluan ditemukan bahwa penggunaan informasi siaran pers oleh jurnalis
bervariasi (2%-100%). Humas (Public Relation/PR) menjalin kedekatan dengan
jurnalis untuk memaksimalkan distribusi informasi, tetapi jurnalis terikat
dengan kode etik yang mengatur pekerjaannya. Penelitian ini ingin menjawab strategi
apa yang bisa dilakukan PR untuk memaksimalkan publikasi informasi tanpa
menyalahi aturan. Berdasar pengujian implementasi teori Planned Behaviour karya
Icek Ajzen ditemukan bahwa, sikap terhadap kualitas siaran pers berpengaruh
kuat terhadap niat penggunaan siaran pers, dan akhirnya ikut mempengaruhi perilaku
penggunaan siaran pers. Untuk memaksimalkan publikasi, PR dituntut untuk
melihat kualitas siaran pers dari perspektif jurnalis.
Penulis: Rahmi Nuraini
Kode Jurnal: jpkomunikasidd160038