EKSPLOITASI ANAK JALANAN (Studi Kasus Pada Anak Jalanan di Surabaya)
ABSTRAK: Anak jalanan
merupakan masalah sosial yang terdapat dalam masyarakat.Masalah sosial terjadi
ketika status sosial seseorang terganggu dan fungsi sosial tidak berjalan
dengan baik serta hal ini berkaitan dengan peran yang hilang atau malah
dihilangkan. Letak anak jalanan sebagai masalah sosial adalah karena dengan
menjadi anak jalanan mereka telah kehilangan hak-hak seperti hak untuk sekolah
atau mendapatkan pendidikan.Dimana pada masa itu seharusnya mereka mendapatkan
pendidikan dan pengajaran, tetapi yang ada malah keadaan sebaliknya dimana
mereka harus bekerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan
memaparkan apa saja motif orangtua dalam mengeksploitasi anaknya dan
menjelaskan bagaimana wujud eksploitasi anak yang dilakukan oleh orangtua.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan fenomenologi
Alfred Schutz dan analisis data kualitatif. Hasil dalam penelitian ini
menunjukkan bahwa seorang anak bisa menjadi anak jalanan tentu karena berbagai
faktor pendukung yang melatarbelakanginya. Faktor pendukung yang melatarbelaknginya
tersebut tidak lain karena adanya motif orang tua mereka sendiri yang sengaja
menyuruh mereka bekerja di jalanan. Motif atau faktor orang tua mempekerjakan
anak mereka menjadi anak jalanan adalah disebabkan karena faktor utama yaitu
faktor ekonomi.Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, bahwa keberadaan
anak-anak jalanan dapat mudah kita jumpai di kota-kota besar misalnya Surabaya.
Kehidupan kota besar yang keras dan penuh persaingan membuat seseorang yang
tidak mampu untuk menghadapi atau melaluinya akan membuat mereka tereliminasi.
Jadi tidak dapat dipungkiri bahwa kehidupan yang berat di kota-kota besar
menjadi alasan lemahnya kehidupan ekonomi.
Penulis: EMY SUKRUN NIHAYAH,
Martinus Legowo
Kode Jurnal: jpsosiologidd160069