BAHASA MADURA SEBAGAI BAHASA RESMI REGIONAL (Sebuah Ikhtiar Alternatif Pemeliharaan Bahasa)
Abstrak: Tulisan ini bertitik
tolak dari realitas bahwa sebuah bahasa harus mengalami proses kenaikan status
(elitisasi) sebagai salah satu usaha alternatif agar bahasa itu tetap bertahan
dan terpelihara. Saat ini, kondisi tersebut sedang menggelayuti bahasa Madura yang
terancam terasing di tanah kelahiran sendiri. Dengan antisipasi historis, yakni
pengalihan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia yang selanjutnya menjadi
bahasa nasional dan bahasa resmi, serta kalkulasi modalitas serta potensi yang
dimiliki oleh bahasa Madura, bahasa ini berpotensi untuk menjadi bahasa resmi
regional (skala wilayah penutur bahasa Madura). Tentu saja usaha ini tidak
untuk merusak tatanan yang sudah dianggap mapan terhadap kenyamanan status
bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi satu-satunya di negeri ini, tetapi lebih
kepada usaha penguatan wawasan kebangsaan di ranah linguistika belaka.
Penulis: Mulyadi
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd080094