TRADISI BULAN RAMADHAN DAN KEARIFAN BUDAYA KOMUNITAS JAWA DI DESA TANAH DATAR KECAMATAN RENGAT BARAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Abstrak: Kebudayaan  Jawa  merupakan  salah  satu  kebudayaan  penting  diantara  kebudayaan  daerah lainnya  dalam  kehidupan  berbangsa  dan  bernegara  pada  masa  lampau  dan  saat  ini.  Dalam kebudayaan dan kehidupan Jawa terkandung nilai-nilai yang menjadi pedoman dan pegangan hidup masyarakat.  Masyarakat Islam dalam memperingati Bulan Suci Ramadhan, seringkali melakukan  sesuatu  kebiasaan  untuk  menyambut  bulan  tersebut.  Masyarakat  Desa  Tanah Datar ini dalam kebiasaan menyambut (sebelum), melakukan (puasa), bahkan setelah Bulan Suci Ramadhan (Hari Raya Idul Fitri). Adapun tradisi sebelum melaksanakan ibadah puasa seperti  :  Punggahan,  Selikuran,  Pudunan,  Riyoyo  dan  Kupatan.  Masyarakat  Desa  Tanah Datar dalam mengikuti acara tersebut selalu membawa makanan ke tempat beribadah untuk me laksanakan acara ritual tradisi tersebut. Makanan yang mereka bawa ini memiliki simbol bagi Masyarakat Jawa yang melaksanakan. Penelitian ini dilakukan dengan metode Kualitatif Deskriptif dan pengambilan sampel secara Purposive Sampling. Sampel terdiri  dari Kepala Desa  Tanah  Datar,  Tokoh  Agama,  Tokoh  Adat,  Tokoh  Pemuda,  Tokoh  Wanita, Cendikiawan,  dan  empat  perwakilan  dari  Masyarakat  yang  mengikuti  tradisi  pada  Bulan Ramadhan  ini.  Dalam  penelitian  ini,  penulis  mencoba  menceritakan  dan  menjelaskan bagaimana proses tradisi bulan ramadhan yang dilakukan oleh komunitas Jawa di Desa Tanah Datar.  Hasil  dari  wawancara  dan  observasi  peneliti  terhadap  sampel  yang  diambil,  peneliti mengetahui  bagaimana  proses  ritual  tradisi  Masyarakat  Jawa  yang  berada  di  Desa  Tanahatar.  Selanjutnya, peneliti juga mengungkapkan adanya Nilai-nilai kearifan buadaya lokal yang terkandung didalam tradisi Bulan Ramadhan Pada Kounitas Jawa di Desa Tanah Datar.
Kata kunci: Tradisi, Kearifan Budaya, Komunitas
Penulis: Yuhana
Kode Jurnal: jpsosiologidd160004

Artikel Terkait :