TRADISI BARA’AN DALAM MASYARAKAT DESA TELUK PAMBANG KECAMATAN BANTAN KABUPATEN BENGKALIS
ABSTRAK: Desa Teluk Pambang
merupakan Desa yang terletak di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis dan
termasuk kedalam sosial
kultural Melayu, di
Desa Teluk Pambang terdapat sebuah
tradisi yang unik
yaitu Tradisi Bara‟an yang
dilaksanakan setahun sekali tepat
pada perayaan hari
raya idul fitri,
Bara‟an merupakan asal
kata dari bahasa melayu
yang berarti “Rombongan” sejarah munculnya tradisi ini Bara‟an ini yakni pada tahun 1911 seiring berjalannya waktu mereka
tetap menjalankan Tradisi Bara‟an
yang sudah mereka
jalani di negeri
asal mereka dengan
tujuan untuk memperkuat tali
persaudaraan dan solidaritas
serta menumbuhkan rasa
senasib sepenanggungan. Adapun
tujuan dari penelitian ini yaitu pertama untuk mengetahui seperti apa tradisi
fungsi dari Tradisi Bara‟an tersebut bagi masyarakat Desa Teluk Pambang
dan Tujuan yang kedua yaitu untuk mengetahui apa makna bagi masyarakat Desa Teluk
Pambang mengenai Tradisi
Bara‟an yang telah
selama bertahun-tahun. Menganalisa data
dalam penelitian ini
menggunakan Metode Penelitian
Kualitatif, Metode
Penelitian Kualitatif ini
adalah suatu analisa
yang berusaha memberikan gambaran secara
terperinci berdasarkan kenyataan
yang di peroleh
dari fakta-fakta lapangan dan
juga di dukung
oleh data-data primer
maupun sekunder guna mendukung data-data yang ada. Penelitian
Kualitatif ini disajikan dalam bentuk katakata
dari hasil wawancara
penulis dengan responden
sehingga melukiskan keadaan tertentu dan mudah dipahami tentang
Tradisi Bara‟an perubahan yakni tentang fungsi dari Tradisi Bara‟an itu sendiri yang tidak
berjalan dengan optimal dan tidak mampu untuk meredam
kecemburuan sosial yang
terjadi di dalam
lingkungan masyarakat serta makna
yang terkadung dalam tradisi tersebut
Penulis: Pebri Karisma
Kode Jurnal: jpsosiologidd150422