PRAKTIK PENGHENTIAN PREMATUR ATAS PROSEDUR AUDIT
ABSTRACT: Penelitian ini
bertujuan untuk menguji pengaruh time pressure, risiko audit, prosedur review, kontrol
kualitas dan komitmen profesional terhadap penghentian prematur atas prosedur
audit. Penghentian prematur atas prosedur audit muncul dari situasi yang
umumnya disebut sebagai perilaku pengurangan mutu audit (reduced audit
quality-RAQ). Pengumpulan data menggunakan metode survei dengan teknik personal
kuisioner, di mana kuisioner dikirim ke auditor yang bekerj a di kantor akuntan
publik yang berada di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan prosedur audit yang
paling sering ditinggalkan saat time pressure adalah uji kepatuhan terhadap
sistem komputer on-line klien, sedangkan prosedur audit yang paling jarang
ditinggalkan/dihentikan adalah konfirmasi kepada pihak ketiga. Hasil pengujian
hipotesis menunjukkan bukti empiris bahwa dari lima variabel bebas yang
digunakan dalam memprediksi terjadinya praktik penghentian prematur atas
prosedur audit, hanya variabel materialitas yang memiliki pengaruh yang
signifikan, sedangkan variabel time pressure, risiko audit, prosedur review,
kontrol kualitas,dan komitmen profesional tidak mempunyai pengaruh yang
signifikan terhadap penghentian prematur atas prosedur audit.
Kata kunci: pengurangan
kualitas audit, prematur audit, time pressure, risiko audit, prosedur review
dan kontrol kualitas, komitmen profesional, materialitas
Penulis: Imam Wahyudi, Jurica
Lucyanda, Loekman H. Suhud
Kode Jurnal: jpakuntansidd110169