Peranan Konservatisme Akuntansi dan Faktor Risiko Makro dalam Model Laba Residual: Sebuah Studi di Bursa Efek Indonesia
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk menguji asosiasi konservatisme akuntansi, pertumbuh-an dan
faktor risiko makro
dan kesalahan penilaian
model laba residual
di Bursa Efek Indonesia. Penelitian
ini menggunakan beta,
rasio nilai buku
terhadap nilai pasar
dan ukuran perusahaan sebagai
proksi risiko makro.
Dengan menggunakan sampel
sebanyak 186 perusahaan yang
berasal dari LQ-45
selama tahun 2001-2005,
ditemukan bahwa konservatisme akuntansi
dan pertumbuhan tidak memiliki
pengaruh signifikan terhadap kesalahan penilaian
model laba residual.
B/M memiliki pengaruh
signifikan terhadap kesalahan
penilaian model dan memiliki arah hubungan yang konsisten dengan teori. Beta dan ukuran
perusahaan tidak memiliki
pengaruh signifikan dengan
kesalahan penilaian. Secara keseluruhan
faktor risiko makro
dapat memberikan penjelasan
yang lebih baik dibanding
dengan faktor berbasis akuntansi. Penelitian mendatang diharapkan dapat
me-nemukan variabel-variabel akuntansi
yang dapat mewakili
risiko makro dan
menguji kemampuan
variabel-variebl tersebut dalam
menjelaskan kesalahan penilaian
model laba residual. Selain
itu penelitian mendatang
juga dapat mengkonfirmasi relevansi
konser-vatisme akuntansi dalam penilaian saham setelah penerapan IFRS di
Indonesia.
Kata kunci: Model
Laba Residual, kesalahan
penilaian, konservatisme akuntansi,
per-tumbuhan, beta, rasio nilai buku terhadap nilai pasar, ukuran
perusahaan
Penulis: Andry Irwanto
Kode Jurnal: jpakuntansidd150591