PERAN ORANG TUA DALAM MENANGANI ANAK AUTIS (STUDI KASUS 4 KELUARGA ANAK AUTIS DI KOTA PEKANBARU)
Abstrak: Penelitian ini
dilakukan di Sekolah
Khusus Anak Mandiri.
Tujuan penelitian ini adalah
untuk Menggambarkan karakteristik
yang dimiliki anak
autis dan bagaimana mengetahui peran
orangtua dalam menghadapi
anak autis. Dalam
penelitian ini penulis mengumpulkan data
dengan turun langsung
ke lapangan dan
melakukan teknik wawancara ketempat lokasi penelitian.
Responden dalam penelitian ini berjumlah 4 keluarga. Data yang diperoleh telah
diolah dalam bentuk analisis kualitatif deskriptif. Kesimpulan dari penelitian ini
yaitu Pada umumnya orang tua tidak mudah untuk menerima
kenyataan bahwa anaknya dinyatakan mengalami
autis. Sikap mental yang belum/tidak bisa
menerima kenyataan ini seringkali
berdampak pada kemampuan
orang tua untuk
menyesuaikan diri dengan kekhususan keadaan anaknya. Di satu
sisi autism membutuhkan
penanganan yang sangat komplek dan
membutuhkan partisipasi dan
peran aktif orang tua
dalam banyak halterkait
dalam proses terapi. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara
penyesuaian diri orang
tua dan peran
mereka dalam terapi anak autism. Sehingga perhatian
terhadap orang tua dengan anak autism
sangatlah penting, karena dengan penerimaan dan
penyesuaian diri yang
baik diharapkan peran
aktif mereka semakin baik dalam
berbagai upaya penanganan
autism untuk menunjang
keberhasilan terapi.
Penulis: Randi Wahyu Merianto
Kode Jurnal: jpsosiologidd160008