PENGARUH PROGRAM SWASEMBADA BERAS TERHADAP PERUBAHAN FUNGSI KELUARGA PETANI DI DESA TOPANG KECAMATAN RANGSANG KABUPATEN KEPULAUAN MERANTI

Abstrak: Penelitian  ini  dilakukan  di  Desa  Topang  Kecamatan  Rangsang  Kabupaten Kepulauan Meranti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi  masyarakat  petani  ikut  menjalankan  program  swasembada  beras dan  untuk  menganalisis  perubahan  yang  terjadi  pada  fungsi  keluarga  petani dengan  100%  kepala  keluarga  di  rumah.  Penelitian  ini  diberi  judul  “Pengaruh Program  Swasembada  Beras  Terhadap  Perubahan  Fungsi  Keluarga  Petani Di  Desa  Topang  Kecamatan  Rangsang  Kabupaten  Kepulauan  Meranti”. Masalah  pokok  dalam  penelitian  ini  adalah  faktor-faktor  apa  saja  yang mempengaruhi  masyarakat  petani  ikut  menjalankan  program  swasembada  beras dan  apa  saja  perubahan  yang  terjadi  pada  fungsi  keluarga  petani  dengan  100% kepala  keluarga  di  rumah.  Populasi  dan  sampel  pada  penelitian  ini,  populasinya adalah petani yang ikut menjalankan program swasembada beras di Desa Topang sebanyak  300  kepala  keluarga.  Dan  jumlah  sampel  yang  di  ambil  10%  dari asyarakat  petani  yang  ikut  menjalankan  program  swasembada  beras  yaitu sebanyak  30  kepala  keluarga.  Metode  yang  digunakan  adalah  Kuantitatif Deskriptif dengan analisis yang berusaha memberikan gambaran secara terperinci berdasarkan  kenyataan  yang  terdapat  di  lapangan.  Instrumen  penyaringan  data yang digunakan adalah observasi dan  wawancara. Hasil penelitian secara umum yang  dilakukan  maka  peneliti  dapat  mengatakan  bahwa  faktor-faktor  yang mempengaruhi masyarakat petani ikut menjalankan program dominan yaitu faktor internal  (keinginan diri sendiri) dan faktor  eksternal  yaitu faktor  ekonomi seperti rendahnya tingkat penghasilan, faktor sosial budaya dan juga faktor pengetahuan. Kemudian  dalam  penelitian  ini  perubahan  fungsi  keluarga  petani  dominannya adalah fungsi ekonomi yaitu dalam memenuhi kebutuhan keluarga, fungsi afeksi yaitu dalam memberikan kasih sayang dan perhatian kepada keluarga, sedangkan fungsi  sosialisasi  yaitu  memberikan  pendidikan  di  dalam  keluarga,  dan  fungsi proteksi yaitu memberikan perlindungan, pengontrolan dan penjagaan di keluarga.
Kata Kunci: Program Swasembada Beras, Masyarakat Petani, Fungsi Keluarga
Penulis: Lailin Naviah
Kode Jurnal: jpsosiologidd160039

Artikel Terkait :