Pengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Peran Auditor Internal Pemerintah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Empiris pada SKPD di Kabupaten Kerinci)
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis : (1) Pengaruh kapasitas sumber daya manusia
terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. (2) Pengaruh peran
auditor internal pemerintah terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian
ini tergolong penelitian
kausatif. Populasi dalam
penelitian ini adalah
SKPD di Kabupaten
Kerinci. Sampel ditentukan berdasarkan
metode simple random
sampling, sebanyak 39
SKPD di Kabupaten
Kerinci. Pengumpulan data dengan
kuesioner kepada responden
yaitu pegawai bagian
akuntansi/keuangan SKPD. Teknik
analisis data dengan menggunakan analisis regresi berganda
dengan kapasitas sumber daya manusia dan peran auditor internal pemerintah
sebagai variabel independen, dan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah
sebagai variable dependen. Pengolahan data dengan bantuan SPSS versi 16.0 for windows.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa (1) Pengaruh yang signifikan positif
antara kapasitas sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan
pemerintah daerah dengan nilai thitung > ttabel yaitu 2,814 > 1,996 atau
nilai signifikansi 0,006 < α 0,05 (H1 diterima). (2) Pengaruh yang
signifikan positif antara peran auditor internal pemerintah daerah terhadap kualitas laporan
keuangan pemerintah daerah
dengan thitung >
ttabel yaitu 2,719
> 1,996 atau
nilai signifikansi 0,008 <
α 0,05 (H2 diterima). Saran dalam penelitian ini adalah: (1) Dari hasil
penelitian ini, disarankan bagi seluruh SKPD Kabupaten Kerinci agar dapat
meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan peran auditor internal
pemerintah untuk mencapai laporan keuangan pemerintah daerah
yang berkualitas. (2)
untuk penelitian selanjutnya
dapat dilakukan perubahan
variabel penelitian untuk menemukan variabel-variabel lain
yang berpengaruh kuat
terhadap kualitas laporan
keuangan yang dihasilkan
oleh pemerintah, dapat disertai
dengan penelitian kualitatif
dan pergantian sampel
penelitian, serta dilakukan
perubahan dalam pemilihan alternatif
jawaban pada kuesioner
penelitian. (3) untuk
penelitian selanjutnya, sebaiknya
juga menggunakan metode wawancara
langsung dengan responden, sehingga jawaban responden lebih mencerminkan
jawaban yang sebenarnya.
Penulis: Lusi Novita Sari
Kode Jurnal: jpakuntansidd140839