PENGARUH ALOKASI BELANJA RUTIN DAN BELANJA MODAL PADA INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

ABSTRAK: Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dapat digunakan sebagai indikator dalam  pengukuran tingkat  kesejahteraan  masyarakat.  Penelitian  ini  dilakukan  untuk  mengetahui  pengaruh alokasi  belanja  rutin  dan  belanja  modal  pada  IPM  di  Kabupaten/Kota  Provinsi  Bali. Penelitian  ini  menggunakan  pendekatan  kuantitatif  berbentuk  asosiatif  dan  menggunakan sumber  data  sekunder.  Metode  yang  digunakan  dalam  pengumpulan  data  penelitian  ialah metode observasi non perilaku berupa studi dokumentasi. Data penelitian ini telah lolos uji asumsi  klasik  dan  uji  kesesuaian  model  dengan  nilai  Adjusted  R2  hanya  17,3%.  Data penelitian  ini  diolah  dengan  teknik  analisis  regresi  linier  berganda.  Hasil  analisis menunjukkan bahwa belanja rutin berpengaruh positif dan signifikan pada  IPM sedangkan belanja  modal  berpengaruh  negatif  dan  tidak  signifikan  pada  IPM.  Kegagalan  belanja modal  memengaruhi  IPM ini  terjadi karena  masih rendahnya  alokasi belanja  modal dalam upaya  peningkatan  kesejahteraan  masyarakat  serta  alokasi  belanja  modal  belum dilaksanakan dengan tepat sasaran.
Kata kunci: belanja rutin, belanja modal, indeks pembangunan manusia
Penulis: I G A Agung Astia Dewi, Ni Luh Supadmi
Kode Jurnal: jpakuntansidd160035

Artikel Terkait :