MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DEPOK

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi yang dimiliki oleh Kelurahan Pasir Putih dan Kelurahan Sawangan Baru di Depok untuk menjadi desa wisata  serta bagaimana peran serta masyarakat desa dalam   mengembangan  pariwisata yang merupakan program pemerintah  daerah sebagai  wujud  pemberdayaan  masyarakat  di  Depok.  Survey   dilakukan  di  2  tempat  yaitu Kelurahan Pasir Putih dan Kelurahan Sawangan Baru . Data diperoleh langsung dari responden yaitu,  petani,  pelaku  usaha,  masyarakat  dan  pemerintah  daerah.  Object  yang  disurvey  adalah sumber  daya  yang  dimiliki  oleh  desa,  meliputi  sumber  daya  alam,  budaya  dan  cara  hidup,  seni, hasil  karya,  fasilitas  dan  sejarah  dari  kelurahan  tersebut.  Dari  hasil  analisis  di  dua  kelurahan tersebut  mempunyai  potensi  untuk  dijadikan  desa  wisata  dimana  kelurahan  Pasir  Putih  memiliki sumber daya alam berupa kebun belimbing, kebun jambu dan kebun sayur-sayuran, serta memiliki kesenian  daerah  calung  dan  marawis  sementara  kelurahan  Sawangan  Baru  memiliki  potensi kelompok kelompok usaha dalam pengolahan hasil kebun seperti belimbing diproses menjadi jus, sirup, selai, manisan dan lain sebagainya.  Model Pemberdayaan Masyarakat dan Penanggulangan Kemiskinan  melalui  desa  wisata,  yang  diusulkan  adalah  desa  wisata  Tipe  terbuka  (spontaneus) system cluster dengan model pengelolaan Ekowisata Berbasis Masyarakat.
Kata kunci: pemberdayaan, desa wisata, potensi, perkebunan belimbing, kelurahan
Penulis: Tuty Herawati
Kode Jurnal: jpakuntansidd110188

Artikel Terkait :