MINAT IBU MENGUNJUNGI POSYANDU DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG BARU KECAMATAN TAMPAN
ABSTRAK: Masalah yang
dibahas dalam penelitian
ini adalah menggambarkan
apa yang empengaruhi Minat
Ibu Mengunjungi Posyandu
di Wilayah Kerja
Puskesmas Simpang Baru Kecamatan
Tampan. Minat ibu
dapat diukur melalui
intensitas kunjungannya keposyandu dalam satu tahun. Penelitian ini
menggunakan metode quota sampling. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu
yang memiliki balita di Kelurahan Simpang
Baru, sampel penelitian ini adalah ibu-ibu yang memiliki balita di Posyandu Raflesia yang beralamat dijalan Uka.
Sampel berjumlah 30 orang yang terdiri dari ibuibu yang
rutin mengunjungi posyandu
, jarang mengunjungi
dan tidak pernah
sama sekali mengunjungi posyandu.
Analisis data yang
digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Dengan penyaringan
data melalui kuesioner , wawancara dan angket. Teori yang digunakan
dalam penelitian ini
adalah teori minat
oleh Hurlock, teori
tindakan sosial oleh Weber dan teori
health belief model. Dari
penelitian ini dapat disimpulkan bahwa
minat ibu di
Posyandu Raflesia di
Wilayah Kerja Puskesmas
Simpang Baru Kecamatan Tampan
masih tergolong tinggi,
yang menunjukkan 67,6%
ibu-ibu masih mengunjungi dan
membawa balitanya mengunjungi posyandu dan masih berfikir bahwa posyandu itu
penting. Hal ini
membuktikan bahwa ibu-ibu
masih memiliki kesadaran yang baik
untuk mengunjungi posyandu
hal tersebut terlihat
dari minat ibu-ibu
yang rutin mengunjungi posyandu lebih banyak dari pada ibu-ibu yang
jarang mengunjungi dan tidak pernah mengunjungi. Dari penelitian ini juga dapat
digambarkan bahwa faktor yang
paling mempengaruhi minat
ibu-ibu dalam mengunjungi
posyandu yaitu Jarak tempuh
rumah dengan posyandu
dan faktor pekerjaan
ibu-ibu tersebut. Jarak berpengaruh terhadap
minat yang menyatakan
bahwa sebanyak 67,6%
ibu-ibu yang rumahnya tidak
terlalu jauh keposyandu cendrung rutin mengunjungi posyandu sisanya mereka yang
jarak rumahnya jauh
tidak pernah mengunjungi
posyandu. Faktor lain yang paling mempengaruhi adalah faktor
jenis pekerjaan ibu 73,3% yang tidak
terikat oleh jam kerja cendrung lebih rutin mengunjungi posyandu.
Penulis: RIA ANDRYANA
Kode Jurnal: jpsosiologidd150466