IMPLIKASI AMBIGUITAS TEKS-TEKS AL-QUR`AN DALAM ISTINBÂTH HUKUM ISLAM

Abstrak: Bahasa Arab dan  al-Qur`an  merupakan  dua pokok  kajian  yang tidak  bisa  terpisahkan.  Jika  kita  mengaji  teks-teks  Al-Qur`an, mau tidak mau kita akan juga berhadapan dengan bahasa Arab sebagai bahasa al-Qur`an. Bahasa Arab dengan berbagai macam keunikan  yang  menjadi  ciri  khasnya  merupakan  Allah  satu faktor  kemu’jizatan  al-Qur`an.  Bentuk-bentuk  mufradat  yang memiliki  variasi  makna,  uslûb,  dan  gaya  bahasanya  yang berbeda  dibandingkan  dengan  seluruh  bahasa  yang  ada  di dunia  merupakan  keistimewaan  tersendiri  yang  dimilikinya. Sebagai kitab suci bagi umat Muslim, tak pelak al-Qur`an selalu menjadi  bahan  kajian  bagi  umatnya,  dalam  mana  dilakukan dengan cara mentransfer bahasa Arab ke dalam beragam bahasa lainnya  dengan  berbagai  macam  metode.  Dalam  kaitan  ini, seorang  penerjemah  akan  berhadapan  dengan  berbagai  macam keunikan  yang  dimiliki  bahasa  Arab,  di  antaranya  banyaknya teks-teks  yang  ‘bersayap’atau  dalam  kajian  semantik  disebut dengan  teks-teks  yang  ambigu.  Karenanya,  pemahaman  yang komprehensif  tentang  konsep  ambiguitas  merupakan  modal utama  dalam  menerjemah  teks-teks  al-Qur`an  sebagai  dasar  dalam melakukan istinbâth hukum. 
Kata-kata Kunci: ambiguitas, homonim, polisemi, tarjamah tafsiriyah, tarjamah ma’nawiyah, istinbâth
Penulis: Iswah Adriana
Kode Jurnal: jphukumdd120285

Artikel Terkait :