ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PADI SAWAH DI KECAMATAN DUMOGA
ABSTRAK: Dumoga merupakan
salah satu daerah di Kabupaten Bolaang Mongondow, yang menjadi kawasan andalan di
Provinsi Sulawesi Utara
sebagai sentra penghasil
beras. Dumoga sampai
saat ini masih merupakan daerah
penghasil beras utama
di kawasan Bolaang
Mongondow Raya dan
Provinsi Sulawesi Utara, sehingga
memiliki peran yang
penting dalam upaya
pemenuhan pangan masyarakat,
terutama dengan hasil pertanian berupa beras yang dapat diunggulkan. Upaya
untuk mempertahankan Dumoga sebagai
sentra produksi padi di Provinsi Sulawesi Utara
memiliki peran strategis terutama
dalam pembangunan nasional,
termasuk di wilayah
Kawasan Timur Indonesia. Pengembangan potensi
pertanian sangat penting,
termasuk pengembangan potensi
para petani di
Dumoga yang menjadi daerah utama penghasil beras di Bolaang Mongondow
Raya.
Adapun tujuan penelitian
ini adalah 1).
Melakukan kajian tentang
Faktor-faktor yang mempengaruhi Produksi Padi
Sawah. 2). Mencari
solusi terhadap permasalahan
yang menjadi temuan,
terhadap faktor-faktor produksi
yang mempengaruhi produksi padi sawah dan pembangunan perekonomian. Penelitian ini
menggunakan jenis data
kualitatif dan kuantitatif.
Penetapan informan menggunakan
teknik pourposive sampling yaitu
penentuan yang bertujan
berdasarkan kreteria tertentu
sesuai dengan masalah dan
tujuan penelitian Informasi
diperoleh peneliti, melalui
wawancara mendalam, pengamatan
dan observasi partisipan terhadap berbagai aktivitas dunia empirik
terutama terhadap unit analisis. Hasil
penelitian ditemukan bahwa
Permasalahan pertanian dan
ekonomi a). Secara
umum potensi sumber daya
manusia masih relative
rendah. b). Produktifitas
agri bisnis masih
rendah, karena penguasaan teknologi dan
kemampuan sumber daya
manusia rendah. c).Keterbatasan modal
usaha, sehingga peningkatan
kualitas dan kuantitas produksi tahunan rendah. d). Pemasaran produk pertanian
masih melalui pasar-pasar tradisional, ketersediaan pasar/terminal agri bisnis
belum memadai, sehingga menjadi penyebab kurangnya promosi produk agribisnis
yang dihasilkan.
Penulis: Rika I.K.A Mantiri,
Debby Ch. Rotinsulu, Sri Murni
Kode Jurnal: jpakuntansidd160003